Wali Kota Madiun Maidi melepas keberangkatan 14 bus yang mengangkut sebanyak 654 pemudik untuk balik Lebaran 2024 secara gratis yang digelar Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Madiun.

"Tentunya masyarakat ingin mudik dan balik dengan aman, nyaman, dan bahagia. Tetapi dari mereka mungkin ada yang terkendala biaya, sehingga pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan dan pemerintah daerah hadir untuk memberikan layanan ini," ujar Maidi saat memberangkatkan bus balik gratis di Terminal Bus Purboyo Kota Madiun, Jawa Timur, Senin.

Menurut dia, dari 14 bus tersebut, Kementerian Perhubungan menyediakan 12 bus, sedangkan dua bus lainnya dari Pemerintah Kota Madiun.

Maidi mengatakan bahwa dengan program angkutan mudik dan balik gratis tersebut keamanan di jalan bisa terkendali. Layanan mudik dan balik gratis tersebut salah satunya memang untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Baca juga: Pemkot Madiun salurkan BLT hasil cukai 2024

"Semoga selamat sampai tujuan, sehat, bisa bekerja lagi. Ke depan bisa lebih sempurna lagi," kata dia.

Pemerintah, lanjut dia, tentu berharap masyarakat bisa berlebaran dengan aman dan nyaman. Hal itu bisa terwujud salah satunya saat perjalanan mudik dan balik yang juga lancar.

"Dibanding dengan mengendarai sepeda motor tentu ini lebih aman. Selain itu, juga mengurangi kepadatan lalu lintas. Ada banyak manfaat yang bisa didapat," kata dia.

Tidak hanya angkutan orang, Kemenhub juga melayani angkutan barang. Setidaknya disediakan truk untuk mengangkut sepeda motor.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun Subakri mengatakan, sebanyak 654 penumpang yang menggunakan 14 bus tersebut tujuannya beragam, antara lain Surabaya dan Jabodetabek.

Program angkutan mudik dan balik gratis tersebut diharapkan dapat menambah kebahagiaan masyarakat, karena bisa berlebaran dengan aman dan nyaman. Salah satunya keamanan dan kenyamanan saat perjalanan.

"Oleh karena itu, keselamatan di jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah. Melalui program angkutan mudik dan balik gratis tersebut diharapkan mengurangi kepadatan kendaraan di jalan dan menekan risiko kecelakaan," katanya.

Pewarta: Louis Rika Stevani

Editor : Taufik


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2024