Kediri - Kepolisian Resor Kediri sedang menyelidiki kasus pencurian/perampokan rumah dan toko perhiasan emas "Sido Mulyo" di Pasar Gringging, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, yang disertai dengan aksi kekerasan. "Kami masih terus melakukan penyelidikan kasus ini. Petugas sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," kata Kepala Polres Kediri, AKBP Heri Wahono, di lokasi perampokan, Kamis. Kasus perampokan terjadi di Gringging, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, itu menimpa rumah yang juga toko perhiasan emas milik pasangan suami-istri, Ari Mashudi (38) dan Muhib (38) pada Kamis (24/11) dini hari. Para perampok diduga masuk lewat jendela di belakang rumah, lalu melewati pekarangan Soyib (70), tetangganya. Saat kejadian, seluruh penghuni rumah, yaitu enam pembantu rumah tangga serta pasangan suami istri itu, sedang tidur. Para perampok masuk ke dalam kamar kedua pasangan suami istri itu, hingga pemilik rumah kaget. Pemilik rumah sempat melakukan perlawanan, hingga akhirnya para perampok itu melukai mereka. Dalam aksinya, pelaku sempat membawa sejumlah perhiasan yang disimpan di dalam kamar pemilik rumah. Mereka langsung lari lewat jalur yang sama ketika pemilik rumah berteriak meminta tolong, sekitar pukul 01.30 WIB. Penghuni rumah lainnya yang saat itu masih tidur kaget, hingga mereka datang ke kamar dan mendapati kedua pasangan suami istri itu terluka. Ari dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri, sedangkan istrinya mendapat perawatan di rumah sakit terdekat. Sejumlah tetangga mengaku sempat melihat ada sepeda motor dan mobil sering lewat di depan rumah korban. Namun, mereka tidak menaruh curiga, hingga ada kejadian perampokan yang disertai dengan kekerasan tersebut. "Saya sempat dengar teriakan minta tolong, jadi ikut keluar. Tahu-tahu ada kejadian seperti itu," katanya. Sementara itu, Irma, pembantu rumah tangga di tempat itu mengaku tidak mengetahui persis wajah para pelaku, karena mereka menggunakan cadar. Ia juga tidak sempat melihat langsung, karena mereka langsung pergi lewat jendela. "Mereka pakai cadar, jadi wajahnya tidak jelas," kata Irma yang juga ikut menjaga toko emas tersebut.(*)

Pewarta:

Editor : Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011