Emil Elestianto Dardak bersama Pilar 08 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memberikan solusi untuk tangkapan ikan tongkol dan ikan layang yang melimpah di Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu.

"Penting membuka mata dan telinga terhadap semua elemen untuk menjadi lebih peka terhadap permasalahan masyarakat," kata Wakil Gubernur Jatim itu saat pertemuan dengan nelayan di lapangan Taman Suropati, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

Di hadapan para nelayan itu, Emil Dardak berbagi pengalaman saat menjadi Bupati Trenggalek, dimana masalah melimpahnya jumlah tangkapan ikan juga pernah terjadi. Solusinya dengan membangun cold storage baru dan bahkan menambah kontainer yang bisa mendinginkan ikan untuk meningkatkan kualita ikan.

"Terkait persoalan melimpahnya hasil tangkapan ikan layang dan ikan tongkol di Muncar, meskipun sudah ada pabrik tepung dan cold storage tetapi masih belum cukup untuk mengatasi melimpahnya jumlah tangkapan ikan tongkol dan ikan layang," katanya, didampingi Ketua Umum Pilar 08 Kanisius Karyadi.

Emil menambahkan, melimpahnya tangkapan ikan tongkol dan ikan layang merupakan peristiwa yang baru, karena peristiwa serupa terakhir kali terjadi 20 tahun lalu, pada 2006 atau 2007 dan saat ini baru terulang kembali.

"Meskipun demikian, tidak boleh ada alasan untuk diam, dan harus mencari jawaban serta mengatasi permasalahan tangkapan ikan tersebut dengan segala yang mereka bisa lakukan. Karena itu, pemerintah akan mencari solusi terkait masalah melimpahnya tangkapan ikan tongkol dan ikan layang di Muncar," katanya.

Dalam kesempatan itu, Emil Dardak menyampaikan terima kasih kepada Pilar 08 karena telah menjembatani aspirasi masyarakat Muncar Banyuwangi.

Sementara itu, Ketua Umum Pilar 08 Kanisius Karyadi mengemukakan bahwa ini kerja bersama pengurus Pilar 08 Kabupaten Banyuwangi membantu masyarakat nelayan Muncar.

"Pilar 08 memfasilitasi warga masyarakat nelayan dan pejabat daerah, Wakil Gubernur Jawa Timur, dalam rangka mencari solusi dan mengolah tangkapan ikan tongkol dan ikan layang yang melimpah di Muncar," katanya.

Dalam pertemuan dengan nelayan Muncar, juga ini diisi dengan temu warga bersama Emil Dardak, dan lomba memasak ikan.

"Ini salah satu upaya mengolah dan memanfaatkan ikan tongkol dan ikan layang menjadi bisa bermanfaat. Selain itu upaya untuk memompa semangat warga Muncar semakin produktif mengolah hasil tangkapan ikan," kata Kanisius Karyadi.

Pilar 08 membantu pengusaha lokal dan warga masyarakat dan pejabat pemerintah daerah terkait bahu membahu mengolah bahan ikan sebagai produk pangan yang bisa menjadi komoditas ekonomi.

"Pengolahan ikan ini sebagai wujud pemberdayaan ekonomi rakyat dan lokal Muncar lebih baik dan maju," kata Kanisius Karyadi.

Selain itu, juga mendorong misi kedaulatan pangan sektor perikanan dan kelautan, menjadi salah satu pilar pembangunan ekonomi masyarakat lokal, Banyuwangi dan Indonesia.

"Kedaulatan pangan di sektor perikanan dan kelautan perlu ditingkatkan dalam rangka memenuhi kebutuhan dalam negeri sendiri dan kebutuhan ekspor," ujarnya.
 

Pewarta: Novi Husdinariyanto

Editor : Abdullah Rifai


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2024