Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngawi, Jawa Timur melibatkan sebanyak 250 pekerja untuk melakukan pelipatan surat suara DPD RI yang digunakan dalam pemungutan suara Pemilu 2024 pada 14 Februari mendatang.

"Ratusan pekerja lepas itu melakukan sortir dan melipat surat suara DPD RI Pemilu 2024 yang berjumlah sebanyak 716.750 lembar surat suara," ujar Ketua KPU Ngawi Prima Aequina di Ngawi, Senin.

Menurutnya, dalam melakukan proses sortir dan pelipatan tersebut, dari 250 pekerja dibagi dalam 25 kelompok. Pelipatan dilakukan di Gudang Bulog di Desa Keniten, Kecamatan Geneng, Ngawi yang dipinjam KPU setempat karena kondisinya yang luas.

"Untuk pelipatan surat suara DPD, ditargetkan dapat selesai dalam tiga hari," kata Prima.

Baca juga: KPU Ngawi buka pendaftaran KPPS untuk Pemilu 2024

Selama proses sortir dan lipat, ditemukan beberapa surat suara yang rusak, diantaranya karena kusut, potongan tidak simetris, hasil cetak yang kurang maksimal, dan robek.

Sejumlah surat suara yang rusak tersebut kemudian dipisahkan dan nantinya kerusakan dilaporkan ke KPU provinsi dan pusat melalui aplikasi Sistem Informasi Logistik (Silog), termasuk ke penyedia untuk mendapatkan pengganti.

Prima menambahkan, sejauh ini surat suara yang telah dikirim ke KPU Ngawi merupakan surat suara DPD dan DPRD Ngawi.

"Untuk surat suara DPRD Provinsi, DPR RI, dan Pilpres, rencananya akan diterima KPU Ngawi dalam beberapa hari ke depan dan kemudian dilakukan proses yang sama," katanya.

Sementara, selain surat suara, sejumlah logistik Pemilu 2024 yang telah diterima KPU Ngawi, diantaranya kotak suara, bilik suara, segel, tinta, dan logistik lainnya.

Sesuai data, Pemilu 2024 akan diikuti sebanyak sebanyak 701.425 pemilih yang telah masuk daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Ngawi. Dengan rincian, jumlah pemilih laki-laki 342.300 orang dan perempuan 359.125 orang yang menyalurkan hak pilihnya di 2.754 TPS.

Pewarta: Louis Rika Stevani

Editor : Taufik


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2024