Magetan - Pengujung objek wisata Telaga Sarangan yang terletak di lereng Gunung Lawu, Desa Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan diperkirakan mencapai 7.000 orang pada libur Hari Raya Idul Adha, 6 November 2011. Kepala Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Magetan, Siran, Jumat, mengatakan tingkat kunjungan di Telaga Sarangan akan ramai sebab Hari Raya Idul Adha tahun ini bertepatan dengan hari Minggu atau akhir pekan. "Setiap akhir pekan atau hari Sabtu dan Minggu, kunjungan wisatawan ke Telaga Sarangan memang agak ramai jika dibandingkan pada hari biasa. Meski demikian, keramaian atau peningkatan pengunjung tidak signifikan atau seramai pada saat Hari Raya Idul Fitri, Natal, dan Tahun Baru," ujar Siran. Menurut dia, jumlah pengunjung di Telaga Sarangan pada akhir pekan biasa mencapai 2.000-an orang. Jumlah ini bisa meningkat jika hari Minggu tersebut bertepatan dengan hari libur nasional. "Jika cuaca tidak hujan, jumlah pengunjung pada hari Minggu yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, bisa mencapai 7.000 hingga 10.000 orang," kata Siran. Ia mengakui, pada hari libur Idul Adha nanti tidak ada atraksi atau persiapan istimewa yang disuguhkan pengelola Telaga Sarangan kepada pengunjung. Para pengelola hanya melakukan kegiatan rutin untuk menyambut para pengujung seperti saat liburan akhir pekan biasanya. Hal yang sama diungkapkan oleh Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pos Retribusi Telaga Sarangan, Dinas Pariwisata Magetan, Darmanto. Pihaknya tidak melakukan persiapan khusus pada hari Idul Adha nanti. "Persiapannya biasa-biasa saja, tidak ada yang istimewa. Jumlah pengunjung diperkirakan memang ramai karena saat itu nanti bertepatan dengan hari Minggu," ucap Darmanto. Meski tidak ada persiapan khusus, namun pihaknya memastikan semua fasilitas yang ada di objek wisata Telaga Sarangan dapat berfungsi dengan baik. Sejumlah fasilitas di objek wisata Telaga Sarangan, yang terdaftar di Dinas Pariwisata dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Magetan, antara lain, 800 kamar hotel baik kelas melati ataupun losmen, rumah makan 20 buah, lapangan tenis 3 buah, kolam renang 2 lokasi, jasa perahu 70 unit, jasa kuda 120 ekor, pasar wisata 1 buah, taman dan tempat bermain anak-anak 1 lokasi. Sementara, PHRI Magetan mencatat, jumlah hotel di Kabupaten Magetan yang telah menjadi anggota mencapai 82 hotel. Dari jumlah tersebut, sebanyak 67 hotel di antaranya berada di kawasan wisata Telaga Sarangan. Sedangkan hotel yang belum menjadi anggota PHRI Magetan mencapai ratusan, yang sebagian besar berbentuk penginapan dan "home stay".(*)

Pewarta:

Editor : Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011