Madiun - Manajer PLN Area Pelayanan dan Jaringan Madiun Johanes Natan menyatakan seluruh wilayah kerjanya telah teraliri listrik hingga September 2011. "Seluruh wilayah kerja APJ Madiun yang meliputi Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Magetan, dan Ngawi telah teraliri listrik per September tahun 2011," ujarnya setelah peringatan Hari Listrik Nasional ke-66, di kantor PLN Madiun, Kamis. Jumlah pelanggan listrik hingga saat ini telah mencapai 574.931 pelanggan Menurut dia, dari sejumlah 574.931 pelanggan tersebut, sebanyak 526.843 pelanggan di antaranya atau 92 persennya merupakan pelanggan rumah tangga. Adapun tingkat pertumbuhan pelanggan mencapai 2,5 persen. Sementara, untuk rasio elektrifikasi di wilayah kerjanya hampir sama, yakni Madiun telah mencapai 74,13 persen, Magetan 74,39 persen, dan Ngawi 61,79 persen. Natan menambahkan setelah seluruh wilayahnya teraliri listrik, saat ini PLN APJ Madiun menargetkan penggantian KWh meter tua berusia 10 hingga 20 tahun ke atas dengan yang baru hingga sebanyak 26.253 unit. "Hingga akhir September lalu sudah dilaksanakan sebanyak 17.937 unit. Untuk Oktober 2011 ini harus menyelesaikan 8.316 unit," terang dia. Penggantian KWh meter tua ini dimaksudkan untuk meningkatkan akurasi pengukuran pemakaian listrik dan untuk menunjang bisnis yang "fair" antara PLN dengan pelanggannya. Untuk penggantiannya adalah gratis atau tidak dipunggut biaya. Sementara, Wakil Wali Kota Madiun Sugeng Rismianto dalam sambutannya, mengatakan, listrik sudah menjadi kebutuhan vital dalam kehidupan sehari-hari. "Keberadaan listrik telah mempengaruhi seluruh sektor kehidupan, maka itu keberadaan listrik harus dijaga bersama. Penggunaannya harus dihemat agar tidak boros atau krisis energi," kata Sugeng. Karena itu, melalui peringatan Hari Listrik Nasional kali ini, pihaknya mengimbau kepada warga Kota Madiun dan semuanya untuk hemat energi dalam menggunakan listrik. Disinggung soal penerangan jalan umum (PJU) liar, WaWali menyarankan perlu dilakukan penertiban bersama antara Pemkot Madiun dan PLN secara bersinambungan. (*)

Pewarta:

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011