Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan olahan ikan lele bisa menjadi potensi wisata kuliner yang baru untuk dikembangkan di kota setempat.
 
"Lele ternyata bisa dimasak dengan berbagai jenis menu tidak hanya makanan bahkan minuman. Ini kreativitas yang layak diapresiasi," kata Ning Ita, sapaan akrabnya, saat meninjau lomba masak ikan tingkat Kota Mojokerto 2023 diadakan Pemerintah Kota Mojokerto di Halaman Rumah Rakyat, Mojokerto, Kamis.
 
Dalam perlombaan tersebut, berbagai menu olahan ikan lele disajikan oleh peserta lomba dari Tim Penggerak PKK Kelurahan se-Kota Mojokerto, seperti rollade lele, sushi lele, pancake lele hingga dawet lele.
 
Wali Kota Mojokerto yang melihat langsung lomba masak tersebut mengapresiasi kreativitas Tim Penggerak PKK dalam mengkreasikan berbagai menu olahan ikan.
 
Menurut dia, aneka menu olahan ikan lele ini bisa menjadi potensi wisata kuliner baru yang bisa dikembangkan di Kota Mojokerto.
 
"Kami (pemerintah) akan membantu mempromosikan potensi aneka menu olahan lele ini kepada tamu-tamu daerah yang datang ke Kota Mojokerto," ujarnya.
 
Di Kota Mojokerto, hampir di setiap kelurahan ada budi daya lele. Budi daya ikan lele yang cukup mudah membuat warga di Kota Mojokerto antusias untuk mengembangkannya. Tidak memerlukan lahan kolam yang cukup luas untuk melakukan budidaya ikan ini, dan hasil yang didapatkan juga cukup memuaskan.

Melihat hal tersebut, ia yakin aneka olahan lele bisa dijadikan salah satu branding pariwisata baru di Kota Mojokerto.
 
"Ini bisa kita kembangkan ke depannya," ucap Ning Ita.

Pewarta: Indra Setiawan

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023