Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengajak pegiat dan pecinta fotografi mempromosikan keindahan wilayah provinsi yang dipimpinnya.

"Saya mengajak para fotografer mengabadikan pesona dan keindahan Jatim melalui lensa fotografi yang indah," ujarnya saat peringatan Hari Fotografi se-Dunia di Surabaya, Sabtu.

Menurutnya pada era modern seperti sekarang, fotografi merupakan salah satu media yang sangat tepat untuk menampilkan sesuatu lewat gambar.

"Terkadang melalui foto-foto yang dihasilkan, kita dapat menyampaikan emosi secara instan yang lebih efektif dibandingkan kata-kata. Untuk itu, di momen Hari Fotografi, saya ingin para fotografer memotret keindahan Jatim, sekaligus menggambarkan kepada dunia," ujarnya. 

Khofifah mengungkapkan Jatim layak dipotret dan dikenalkan keindahannya kepada dunia karena memiliki banyak destinasi wisata alam maupun buatan yang menarik.

Baca juga: Percaya diri dengan bahasa fotografi

Baca juga: 30 karya fotografi jepretan anak disabilitas dipamerkan di Surabaya

Di antaranya Jatim memiliki wisata alam seperti Gunung Bromo dan Ijen yang sudah banyak dikenal oleh wisatawan asing maupun domestik. Jatim juga memiliki aneka ragam kebudayaan dengan ciri khas yang berbeda-beda di tiap kabupaten/ kota.

Khofifah memaparkan Jatim memiliki 7.105 potensi kebudayaan yang saat ini dilindungi dan dilestarikan bersama-sama. Terdiri dari 134 bahasa, 598 manuskip, 237 ritus, 645 teknologi tradisional, 631 olahraga tradisional, 1.214 tradisi lisan, 713 adat istiadat, 710 pengetahuan tradisional, 305 permainan tradisional dan 1.918 kesenian.

"Dengan kemajuan pesat dalam teknologi kamera, fotografi juga telah berubah menjadi salah satu metode komunikasi utama di dunia digital. Selamat Hari Fotografi se-Dunia. Sampaikan keindahan setiap sudut Jatim kepada dunia. Betapa banyak keunikan dan keajaiban bisa tergambar dari jepretan kamera para fotografer," ucapnya.(*)

Pewarta: Hanif Nashrullah

Editor : Chandra Hamdani Noor


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023