Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun, Jawa Timur membuka pendaftaran program bantuan beasiswa mahasiswa (BBM) tahun 2023, bagi warga setempat yang kurang mampu dan ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati di Madiun, Senin, mengatakan pendaftaran dibuka sejak tanggal 7 Agustus hingga tanggal 31 Agustus 2023.

"Sudah dibuka sejak tanggal 7 Agustus kemarin hingga akhir bulan. Kuota tahun ini 250 BBM, silahkan ini dimanfaatkan," ujar Lismawati.

Pendaftaran bisa dilakukan secara daring melalui laman https://beasiswa.madiunkota.go.id/.

Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran dalam laman tersebut. Formulir pendaftaran juga dicetak dan ditandatangani mahasiswa yang bersangkutan, orang tua, dan mengetahui kelurahan. Selain itu, pendaftar juga wajib melampirkan sejumlah berkas diri sebagai persyaratan.

Mulai berkas fotokopi KK dan KTP, surat keterangan aktif sebagai mahasiswa bagi yang sudah masuk perguruan tinggi, dan fotokopi kartu hasil studi (KHS) semester akhir.

Sementara bagi yang baru lulus SMA sederajat bisa menyertakan surat keterangan lulus dan bukti pengumuman diterima di perguruan tinggi. Pendaftar juga wajib melampirkan surat keterangan akreditasi jurusan/program studi minimal B untuk perguruan tinggi swasta (PTS).

"Secara keseluruhan Pemkot Madiun sudah memberikan 1.000 BBM. Tahun ini ada 250 yang lulus. Makanya, kita buka lagi untuk 250 orang," katanya.

Pendaftar tidak perlu khawatir soal formulir yang disyaratkan tersebut. Sebab, semua formulir sudah disediakan dalam laman. Pendaftar tinggal mengisi, lalu mencetaknya.

Lismawati mengimbau pendaftar untuk mencermati persyaratan dengan seksama. Sebab, ada banyak berkas yang harus disiapkan, termasuk warna map yang diharuskan. Berkas pendamping itu diserahkan ke Dinas Pendidikan Kota Madiun.

"Bantuan ini diprioritaskan untuk warga tidak mampu. Makanya, pemohon yang masuk DTKS pasti nilai atau skornya tinggi," kata dia.

Semua berkas yang masuk tersebut, akan diseleksi secara sistem. Pendaftar akan diranking berdasar tingkat ekonomi keluarganya. Oleh karena itu, tak heran terdapat surat pernyataan kepemilikan kendaraan, rumah, hingga besaran penghasilan orang tua.

Berkas juga dipisahkan menurut kelurahan masing-masing. Mereka yang masuk kategori nilai tinggi akan dilakukan verifikasi lapangan dengan dibantu petugas kelurahan.

Setelah data sesuai dengan kondisi lapangan, pendaftar dinyatakan lulus, dan bisa dibuatkan SK sebagai dasar pencairan bantuan.

"Prinsipnya kita ingin bantuan ini tepat sasaran. Jadi, memang kita kroscek benar," katanya.

Program BBM berlaku bagi mahasiswa dengan masa studi maksimal empat tahun (8 semester). Jika molor, bantuan secara otomatis dihentikan, selanjutnya mahasiswa membiayai studi secara mandiri.

Terkait nominal, mahasiswa di luar kota mendapat bantuan beasiswa Rp9 juta satu tahun atau dua semester. Sedangkan mahasiswa di Kota Madiun Rp6 juta per tahun, baik di PTN maupun PTS.

Selain bertujuan memfasilitasi warga Kota Madiun kurang mampu yang ingin menempuh pendidikan jenjang perguruan tinggi, program itu juga untuk mencetak generasi emas di tahun 2045.

Pewarta: Louis Rika Stevani

Editor : Abdullah Rifai


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023