Subholding Pelindo Terminal Petikemas memperluas wilayah operasional perusahaan dalam upaya memudahkan pengguna jasa dalam sentralisasi penentuan tarif, kesamaan layanan, jaminan kualitas pelayanan, dan kinerja operasional yang lebih baik.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Senin, mengatakan Subholding Pelindo Terminal Petikemas direncanakan akan menerima serah operasi lima terminal peti kemas dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo.

"Lima terminal petikemas tersebut berlokasi di Pelabuhan Pangkal Balam, Pelabuhan Bagendang, Pelabuhan Bumiharjo, Pelabuhan Ternate dan Pelabuhan Merauke," katanya.

Menurut rencana, serah operasi terminal petikemas akan berlangsung secara bertahap mulai semester 2 hingga akhir tahun 2023.

Widyaswendra mengatakan serah operasi terminal petikemas merupakan bagian dari rencana strategis perusahaan pascamerger Pelindo.

Setelah merger Pelindo, pengelolaan bisnis petikemas dilakukan oleh Subholding Pelindo Terminal Petikemas.

Sejak tahun 2022, PT Pelindo Terminal Petikemas telah menerima serah operasi 15 terminal petikemas dan inbreng saham tujuh anak perusahaan dari Pelindo.

"Serah operasi ini dalam rangka mendukung program transformasi dan standardisasi terminal petikemas yang mana nantinya seluruh terminal yang kami kelola akan memiliki standar yang sama sesuai dengan kelas pelabuhan," ujarnya.

Ketua Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners’ Association (DPP INSA) Carmelita Hartoto mengatakan pengoperasian terminal petikemas oleh PT Pelindo Terminal Petikemas diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengguna jasa di antaranya sentralisasi penentuan tarif, adanya kesamaan layanan, jaminan kualitas pelayanan, dan kinerja operasional yang lebih baik.

"Sebagai pengguna jasa kami berharap memperoleh pelayanan yang cepat dan baik, memangkas port stay, lebih cepat kapal berlayar lebih cepat pula kembali, arus petikemas juga pasti akan meningkat," ucapnya.

Lebih lanjut, kata dia, pembenahan fasilitas terminal dan peningkatan kualitas pekerja perlu diperhatikan untuk menghindari ketimpangan antara satu terminal dengan terminal lainnya.

Sementara itu, Pengamat Maritim dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Saut Gurning menyambut baik pengoperasian terminal petikemas dalam satu entitas subholding PT Pelindo Terminal Petikemas.

Hal itu akan mempermudah proses perencanaan dan koordinasi sehingga setiap terminal memiliki keseragaman.

Selain itu, standardisasi dan kesamaan proses bisnis menjadi satu perhatian yang harus segera diselesaikan oleh perseroan.

"Kinerja operasional juga perlu ditingkatkan, agar waktu kapal di terminal lebih cepat atau dipangkas, sehingga tujuan menekan biaya dan meningkatkan kinerja logistik dapat tercapai," tutur dia.

Pewarta: Abdul Hakim

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023