Pemerintah Kabupaten Trenggalek memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan rusak yang sempat terhenti terkait cuti Lebaran sebagai upaya meningkatkan arus ekonomi daerah itu dari desa ke kota maupun lintas kecamatan.

"Mulai pekan ini kami prioritaskan penambalan-penambalan jalan berlubang ataupun rusak. Kemarin sempat terhenti karena libur cuti bersama Idul Fitri," kata Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin di Trenggalek, Sabtu.

Hal itu disampaikan Bupati Arifin usai dirinya melakukan peninjauan beberapa titik infrastruktur jalan rusak yang kini mulai diperbaiki.

Ia berharap, pekerjaan perbaikan jalan yang dilakukan pelaksana proyek berjalan optimal dengan kualitas baik, sehingga pengendara yang melintas merasa nyaman dan mampu meminimalkan risiko kecelakaan.

"Ada beberapa ruas yang belum sempat kami kerjakan sampai tuntas. Kemarin sebagian di wilayah Durenan sudah, sekarang kami menginjak ke Desa Semarum karena ini juga menjadi jalur dari wilayah (Desa) Kedunglurah," ujar Mas Ipin, sapaan akrabnya.

Untuk mendukung kegiatan itu, pemerintah setempat mengalokasikan anggaran sebesar Rp15 miliar. Anggaran perawatan dan rehabilitasi jalan itu mengalami kenaikan Rp5 miliar jika dibandingkan alokasi pada tahun sebelumnya.

"APBD dari dulu tidak ada biaya perawatan dan pemeliharaan yang cukup tinggi. Sejak dua tahun kemarin kita plot, kalau fiskal kita berlebih kita bisa plot lebih lagi di PAK atau di anggaran induk," tutur dia.

Dengan ploting anggaran yang tinggi itu, Mas Ipin berharap ruas-ruas jalan rusak dapat diperbaiki dengan cepat secara bertahap sehingga dampak kerusakan dapat diminimalisir dan memperpanjang usia jalan.

Dengan infrastruktur yang baik, diyakini mempercepat laju pertumbuhan ekonomi, sebab ruas-ruas jalan rusak itu merupakan jalan vital bagi perekonomian masyarakat.

“Setiap Minggu hampir dipastikan saya keliling melihat infrastruktur. Perlu disadari saat hujan begini banyak infrastruktur yang rusak begitu cepat, apalagi jalan-jalan itu merupakan akses vital bagi perekonomian masyarakat,” imbuhnya.

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023