Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengagumi arsitektur Masjid jami' Baitul Amien setelah sempat singgah menunaikan ibadah Shalat Tarawih saat kunjungan di Kabupaten Jember selama dua hari yakni pada Sabtu (8/4) hingga Minggu (9/4).

"Usai melakukan ibadah Shalat Tarawih, saya juga berkesempatan berkeliling untuk menikmati indahnya arsitektur Masjid Jami' Jember yang lekat dengan warna putih dan emas itu," kata Khofifah dalam keterangan tertulis yang diterima di Jember, Minggu.

Mantan Menteri Sosial (Mensos) itu mengatakan Masjid Jami' Baitul Amien dibangun dengan bentuk bangunan yang mirip gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia di Jakarta, karena bangunan masjid berbentuk kubah dengan satu menara.

"Masjid itu adalah simbol sejarah perjuangan masyarakat. Tempat itu adalah pusat bersatunya seluruh umat Islam di Jember untuk melakukan ibadah," tutur Khofifah.


Ia mengatakan masjid itu juga dilengkapi dengan ruang kelas, ruang rapat, ruang tahlil, dan ruang perpustakaan. Setiap harinya Masjid Jami' Baitul Amien selalu ramai dikunjungi oleh jamaah yang datang untuk menunaikan ibadah shalat lima waktu dan Shalat Jumat.

"Masjid Baitul Amien juga menjadi pusat kegiatan keagamaan di kota Jember dengan sering dilaksanakan acara-acara keagamaan seperti pengajian, tausiyah, dan seminar. Masjid itu menjadi sebuah tempat yang menyatukan umat di Kota Jember," kata Khofifah.

Setelah tuntas beribadah sekaligus menikmati arsitektur Masjid Jami Al Baitul Amien pada Sabtu (8/4) malam, Ketua Umum PP Muslimat NU itu juga menyempatkan diri berziarah ke pusara Habib Sholeh bin Muchsin Al Hamid atau yang lebih dikenal dengan Habib Sholeh di Kecamatan Tanggul.

Khofifah dijadwalkan mengunjungi Pasar Tanjung Jember pada Minggu pagi, namun rencana kunjungan tersebut batal dan langsung meninjau ke kebun nanas giant honey Jember.
 

Pewarta: Zumrotun Solichah

Editor : Abdullah Rifai


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023