Sejumlah relawan yang tergabung dalam Orang Muda Ganjar (OMG) Jawa Timur mengajak masyarakat, khususnya anak muda untuk merawat dan melestarikan kebudayaan, salah satunya pakaian adat asli Nusantara melalui lomba fesyen.
 
Koordinator Cabang OMG Kabupaten Probolinggo Hasan Zainal dalam keterangannya yang diterima di Surabaya, Senin, mengatakan memperkenalkan pakaian adat tersebut sebagai representasi budaya Nusantara kepada masyarakat Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.
 
"Kami memfasilitasi dan mendukung desainer lokal untuk terus mengembangkan kreativitas dan melakukan inovasi terhadap pemuda-pemuda yang ingin tampil untuk mendukung dan melestarikan adat dan budaya nusantara," ujarnya.
 
Dengan mengenakan masing-masing pakaian adat Nusantara, lanjutnya, para peserta yang berjumlah 15 orang tersebut menampilkan pakaian dari berbagai daerah, seperti Bali, Padang, Batak dan Jawa Timur.
 
"Masyarakat sangat antusias dan sangat kompak untuk memeriahkan acara ini. Dengan adanya kegiatan hari ini, bisa lebih menghargai dan terus berkomitmen untuk melestarikan adat dan budaya pakaian nusantara dari berbagai wilayah," ucapnya.
 
Sementara itu, pemenang pertama lomba Fashion Show Pakaian Adat Nusantara OMG Jatim, Viska Rasyid, mengapresiasi panitia yang berani beda dengan mengadakan lomba fesyen di tengah permukiman warga.
 
"Satu, saya enjoy. Kedua, saya bahagia sekali. Ketiga, saya benar-benar bersyukur masih diberi kepercayaan untuk juara satu. Benar-benar bagus sekali dari segi konsep, OMG percaya bahwa kita yang dari manapun, suku manapun, ras apapun, kita harus mencintai budaya Indonesia," kata Viska.
 
Selain itu, juri lomba fesyen yang juga Duta Mahasiswa Generasi Berencana Jawa Timur 2016 Ayu Fatmawati menambahkan tema lomba yang diangkat OMG Jawa Timur begitu positif dan menarik minat masyarakat.
 
"Dari temanya saja sudah menarik ya, yaitu tradisional atau budaya Indonesia. Dengan seperti ini, kita bisa mengundang masyarakat secara langsung bahwa untuk tahu, ini tradisi kita yang mesti kita lestarikan," katanya.

Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023