Jember - Pameran barang antik yang diselenggarakan Paguyuban Pedagang dan Perajin Seni Antik Pambudi Luhur di kantor Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu, dipadati ratusan pengunjung. Ratusan jenis barang antik dan kuno yang dipamerkan, antara lain keris, guci, piring kuno, patung, lukisan, topeng, wayang kulit kuno, dan sepeda motor kuno. Wakil Ketua Paguyuban Pedagang dan Perajin Seni Antik Pambudi Luhur Doyo Purwanto mengatakan, kegiatan pameran tersebut bertujuan untuk melestarikan warisan budaya nenek moyang dan mengenalkan kepada masyarakat tentang benda-benda kuno dan antik. "Saya prihatin banyak generasi muda yang tidak mengenal benda-benda bersejarah, sehingga dengan pameran itu diharapkan masyarakat cinta dengan warisan budaya," tuturnya. Menurut dia, beberapa pedagang dan perajin barang antik dari luar daerah Jember juga berpartisipasi dalam pameran tersebut antara lain Lumajang dan Banyuwangi. "Banyak kolektor barang antik yang berburu sejumlah pusaka atau keris yang memiliki nilai seni tinggi, namun ada juga yang lebih tertarik dengan lukisan kuno," katanya menjelaskan. Ia menjelaskan, barang antik yang paling mahal di pameran tersebut adalah jenis keris dan lukisan yang harganya mencapai ratusan juta rupiah. "Saya berharap pameran barang antik ini dapat menjadi kegiatan rutin yang diselenggarakan beberapa bulan sekali di Kabupaten Jember karena antusias warga cukup tinggi di sini," ucapnya. Sementara salah seorang pengunjung, Anita, mengatakan pameran benda antik dan seni sangat menarik bagi masyarakat, apalagi para kolektor barang antik. "Saya mau mencari benda pusaka keris yang memiliki bentuk yang unik karena saya lebih suka mengoleksi benda-benda pusaka," tuturnya. Menurut dia, barang antik dan kuno memiliki nilai sejarah yang tinggi, sehingga wajar harga benda-benda tersebut mahal hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Pewarta:

Editor : Masuki M. Astro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011