Kantor Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Ternate, Maluku Utara, melanjutkan pencarian terhadap seorang remaja bernama Farjan (15) yang diterkam buaya saat memancing di Danau Tolire Ternate.

Kepala Basarnas Kota Ternate, Fathur Rahman di Ternate, Kamis, mengatakan untuk Tim SAR dibagi di tiga titik pencarian dan akan dilihat dari kondisi lapangan, karena jalur ke Danau Ngade agak sulit untuk dilakukan evakuasi.

"Kami akan melihat kondisi medan dulu, karena saat ini jenazah di bawa ke tengah-tengah danau oleh buaya," kata Fathur.


Dia menjelaskan, pihaknya sempat mengarahkan tim di tiga titik awal dimana jenazah korban terlihat, namun, buaya kembali membawa jenazah.

Setelah tim kembali mengarahkan drone ke lokasi awal, buaya masih terlihat bersama jenazah, sehingga sulit untuk dilakukan evakuasi.

Kendati demikian, korban yang sudah terlihat mengapung di permukaan danau belum bisa dievakuasi lantaran medan atau jalurnya terbilang berat.

Sementara itu, objek wisata Danau Tolire di Kota Ternate, ditutup untuk sementara, menyusul adanya seorang anak remaja bernama Farjan yang diserang buaya dan masih dilakukan pencaharian.

Kapolres Ternate AKBP Andik Purnomo Sigit menyatakan, mengakui akses wisata Danau Tolire ditutup sementara untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban yang diterkam buaya di Danau Tolire.

Selain itu, kata Andik, ada beberapa imbauan yang akan dipasang di lokasi Danau Tolire dan wisata lain, agar tidak ada lagi warga maupun pengunjung yang menjadi korban.

Sedangkan, Koordinator Regional Malut Vertical Rescue Indonesia Abdul Kadir Arif mengimbau kepada seluruh wisatawan lokal maupun domestik yang datang ke objek wisata Danau Tolire harus mengetahui zona aman suatu lokasi wisata.

Menurut dia, hal tersebut dilakukan untuk menghindari kejadian-kejadian yang membahayakan nyawa dan harapan ke depan ada sisi kesiapan yang harus dibangun di lokasi wisata.

Sebelumnya, seorang warga asal Kelurahan Takome, Ternate, Maluku Utara bernama Farjan (15 tahun) yang diterkam buaya di Danau Tolire Besar sudah terlihat di permukaan danau pada Rabu (3/8) sore. (*)

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : Abdullah Rifai


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022