PT Pelni mengirim KM Sabuk Nusantara 115 ke Sumenep, Jawa Timur, untuk diperbantukan dalam pengoperasian angkutan Lebaran 2022 setelah KM Sabuk Nusantara 91 kandas di Perairan Sitabok akibat menabrak karang, Kamis (5/5).

"Ini sebagai bentuk komitmen kami untuk melayani serta mengantarkan penumpang menuju pelabuhan tujuan dengan aman dan selamat," kata Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Opik Taupik dalam keterangan tertulis yang diterima di Pamekasan, Jumat.

Management Response Team (MRT) perusahaan itu menyatakan telah berkoordinasi dengan Pelni Cabang Surabaya, KUPP Sapeken serta pihak-pihak terkait guna memantau kondisi kapal untuk penanganan selanjutnya.

Salah satunya dengan memberangkatkan KM Sabuk Nusantara 115 pada Jumat (6/5) dari Surabaya menuju Sapeken untuk melayani para penumpang KM Sabuk Nusantara 91 yang akan melanjutkan perjalanannya.

Menurut Opik, KM Sabuk Nusantara 115 yang diperbantukan ini akan melayani rute Surabaya-Sapeken-Kangean-Sapudi-Kalianget-Sapudi-Kangean-Sapeken-Kangean-Sapudi-Kalianget-Masalembo-Kalianget-Masalembo-Kalianget-Surabaya.

Lebih lanjut, Opik menjelaskan KM Sabuk Nusantara 91 akan dimonitor untuk melanjutkan upaya lepas kandas dari perairan Sapeken sambil menunggu pasang tertinggi.

"Pasang tertinggi di Perairan Sapeken ini memungkinkan KM Sabuk Nusantara 91 dapat segera lepas kandas dan beroperasi seperti sedia kala," katanya menjelaskan.

KM Sabuk Nusantara 91 mengangkut 434 penumpang yang hendak menuju ke Kangean dan Kalianget. KM Sabuk Nusantara 91 ini melayani rute Surabaya-Masalembo-Keramaian-Masalembo-Kalianget-Sapudi-Kangean-Sapeken-Pagerukan Besar-Sapeken-Tanjung Wangi.

Sebanyak 384 orang dari total 434 orang di kapal itu telah berhasil dievakuasi dengan selamat menuju Pelabuhan Sapeken pada Kamis (5/5), dan pada hari kedua, sebanyak 37 orang sisanya kembali dievakuasi oleh petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan operator pelabuhan dengan menggunakan perahu nelayan setempat.

Pewarta: Abd Aziz

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022