PT Jasa Raharja menyerahkan santunan kepada keluarga para korban kecelakaan yang melibatkan mobil minibus dengan truk hingga mengakibatkan empat orang meninggal dunia di Kabupaten Kediri, JawaTimur.

"Kami juga atas nama keluarga besar PT Jasa Raharja turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," ujar Kepala Cabang PT. Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Timur Hervanka Tri Dianto di Surabaya, Sabtu.

Selain empat orang meninggal dunia, kecelakaan yang terjadi di jalan umum Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, itu juga mengakibatkan seorang penumpang mengalami luka berat.

Usai menerima informasi kecelakaan, petugas Jasa Raharja bergerak menuju tempat kejadian perkara dan kemudian melakukan koordinasi dengan RS Bhayangkara Kediri untuk memastikan jaminan seluruh korban.

Kepada korban meninggal dunia, Jasa Raharja Perwakilan Kediri telah berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) Mojokerto untuk menyerahkan santunan kepada ahli waris sesuai domisili korban.

"Hari ini petugas menyerahkan ke keluarga korban meninggal dunia," ucap dia.

Sedangkan, untuk korban luka yang dirawat di rumah sakit, pihaknya telah menerbitkan Surat Jaminan (Guarantee Letter) memastikan bahwa biaya perawatan korban ditanggung oleh Jasa Raharja.

Santunan korban meninggal dunia sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16 Tahun 2017 sebesar Rp50 juta dan santunan biaya perawatan maksimal Rp20 juta.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Kediri AKP Bobby Mochammad Zulfikar menyampaikan mengatakan mobil Elf bernomor polisi S-7987-W mengangkut para santri Pondok Pesantren di Jombang yang hendak liburan ke Pantai Prigi, Kabupaten Trenggalek.

Pengemudi truk yang belum diketahui identitasnya diduga terlalu ke kanan saat melaju sehingga menabrak Elf hingga membuat bagian kanan mobil terkelupas.

Identitas korban meninggal dunia masing-masing Suparman (48), warga Desa Gading Mangu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang; Abdul Azis (38), Nur Hasan Saudi (38) dan Nur Wakid (42).

Pewarta: Fiqih Arfani

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021