Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 melaporkan jumlah warga Indonesia yang telah menerima dosis vaksin secara lengkap mencapai 86,27 juta jiwa hingga Rabu, pukul 12.00 WIB.

Data Satgas COVID-19 yang diterima Rabu, jumlah penduduk yang telah mendapat suntikan dua dosis vaksin COVID-19 per hari ini (17/11) bertambah 909.032 menjadi 86.279.716 orang.
 
Sementara itu, jumlah penerima vaksin dosis pertama yang tercatat hari ini sebanyak 713.506 jiwa. Dengan tambahan tersebut, maka jumlah penerima vaksinasi dosis pertama kini menjadi 132.006.377 jiwa.
Suasana kegiatan penjangkauan nelayan di Perairan Makassar untuk program vaksinasi yang digelar pihak Lantamal VI Makassar, jumat (16/7/2021). ANTARA FOTO/ HO/Dispen Lantamal VI
 
Adapun total vaksinasi untuk dosis ketiga bertambah sebanyak 3.413 menjadi 1.197.579 orang.
 
Pemerintah berencana memvaksinasi sebanyak 208.265.720 juta orang.
 
Dengan demikian maka tercatat, suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 sudah diberikan pada 63,38 persen dari total 208.265.720 warga yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19.
 
Sementara warga yang sudah selesai menjalani vaksinasi baru meliputi 41,42 persen dari total sasaran.

 
Petugas Kepolisian Sektor Tabir Ulu mendampingi tenaga kesehatan sambil membawa kotak berisi perlengkapan vaksinasi COVID-19 melintasi jembatan gantung di desa terisolir Air Liki, Tabir Barat, Merangin, Jambi, Minggu (10/10/2021). Pendistribusian perlengkapan vaksinasi COVID-19 hingga Air Liki yang merupakan desa tanpa akses sinyal telekomunikasi dan hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua dengan ban khusus tersebut bagian dari upaya perluasan cakupan vaksin hingga ke pelosok. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/foc.
Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito meminta kepada seluruh pemerintah daerah untuk segera meningkatkan cakupan vaksinasi sebagai modal menghadapi potensi lonjakan kasus.
 
"Cakupan vaksin penting sebagai modal menghadapi lonjakan kasus  yang mulai terjadi, dan harus diupayakan tercapai sebelum terjadinya lonjakan ketiga," ujarnya.
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jawa Timur saat meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk tunawisma yang digelar Ditlantas Polda setempat di Airlangga Convention Center Surabaya, Kamis (23/9/2021). (ANTARA Jatim/HO-Bidhumas Polda Jatim/WI)
 
Ia menegaskan semua jenis vaksin yang masuk dan beredar di Indonesia sudah dipastikan keamanan, kualitas, dan efektifitasnya berdasarkan uji yang dilakukan oleh Badan POM dan pemantauan instansi serta organisasi profesi terkait.
 
"Saya juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak memilih-milih merek vaksin yang digunakan," ucapnya. (*)

Pewarta: Zubi Mahrobi

Editor : Abdullah Rifai


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021