Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, memutuskan tetap menggelar ajang kompetisi tahunan Coin Emas (Competition in English Massive) 2021, kendati saat ini masih pandemi COVID-19.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto mengemukakan pandemi COVID-19 tidak menyurutkan langkah untuk tetap berkreasi. Untuk itu, kompetisi Coin Emas tetap digelar dengan mengusung tema Expanding Boundary-Embracing Difficulty.

"Coin Emas tahun 2021 sangat istimewa, dapat diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia. Baik itu partisipan English Massive atau bukan. Masyarakat yang berdomisili Kota Kediri atau bukan. Semuanya bisa ikut berpartisipasi," katanya di Kediri, Senin.

Ia menambahkan program English Massive mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berlaga di COIN EMAS 2021. Dengan tema yang telah diangkat tersebut, untuk menggambarkan langkah English Massive dalam memperluas jangkauan program dan semangat untuk terus melangkah meskipun berada dalam situasi yang masih sulit.

Pihaknya juga mengatakan Coin Emas 2021 ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika dahulu, target peserta dulunya hanya terbatas pada skala regional saja, tapi tahun ini COIN EMAS menyasar peserta di skala nasional.

Siswanto menambahkan kesempatan tersebut diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat di Indonesia dengan tujuan tertentu.

"Semakin banyaknya partisipan yang bergabung di Coin Emas akan semakin tinggi juga daya saingnya. Hal itu akan menambah tantangan untuk menguji kemampuan bahasa Inggris masyarakat, khususnya masyarakat Kota Kediri," ujarnya.

Ia juga mengatakan, dengan tingginya daya saing tersebut akan memberi dampak yang besar pada perkembangan kemampuan berbahasa Inggris para peserta Coin Emas ke depannya.

Dalam pelaksanaannya, Siswanto mengatakan pendaftaran COIN EMAS dimulai dari 7 - 31 Juli 2021. Babak audisi akan diadakan secara daring karena masih pandemi COVID-19 pada 4-13 Agustus 2021. Sedangkan untuk babak final, panitia COIN EMAS telah mempersiapkan beberapa skenario antara offline dan daring, disesuaikan dengan situasi pandemi saat diselenggarakannya babak final, yaitu tanggal 20-21 Agustus 2021.

"Ini dilakukan dengan pertimbangan yang cukup matang, mengingat saat ini kita masih berada di masa pandemi," ujar dia.

Dalam kompetisi tersebut, ada beberapa lomba yang bisa diikuti yaitu Speech dan Storytelling, Fun Reading, Spelling Bee Competition, National Writing, National English Olympiad dan Tiktok Video Challenge.

Siswato juga menjelaskan bahwa pada kompetisi EMAS 2021 ini akan melibatkan berbagai juri yang sangat kompeten di bidang Bahasa Inggris.

"Juri-juri yang diusung berasal dari beragam instansi yang sudah tidak diragukan lagi pengalamannya," kata dia.

Beberapa juri dan pronouncer di antaranya adalah Mr. Daniel dari English Today Jakarta, beberapa Dosen Bahasa Inggris di Universitas Islam Kadiri, IAIN Kota Kediri dan UNP Kota Kediri, Entusiastik Consultant Program yang merupakan salah satu Awardee Beasiswa LPDP lulusan UCL (London), Puri Viera seorang Youtuber Indonesia yang tinggal di Amerika, Yuta Otake seorang teacher trainer dari Amerika dan ada jurnalis sekaligus sejarawan Kota Kediri Imam Mubarok atau Gus Barok serta beberapa guru-guru Bahasa Inggris SMPN dan SMAN di Kota Kediri.

Siswato juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut bergabung di COIN EMAS 2021. Dalam kompetisi ini, para peserta bisa berkesempatan meraih hadiah dengan total Rp40 juta ditambah piagam penghargaan.

"Tentunya ke depannya akan sangat bermanfaat bagi siswa-siswi di Kota Kediri dan sekitarnya. Kami tunggu keikutsertaan partisipan dan manfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan skill Bahasa Inggris kalian," ujar Siswanto.
 

Pewarta: Asmaul Chusna

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021