Remy Gardner mencetak sejarak sebagai pebalap Australia pertama dalam 72 tahun terakhir yang berhasil meraih tiga kemenangan beruntun di kelas Moto2 setelah sang pebalap tim KTM Ajo itu menjuarai Grand Prix Jerman, Minggu.

Dari posisi start baris pertama, bersama rekan satu timnya, Raul Fernandez, Gardner langsung melesat meninggalkan lawan-lawannya dan bahkan membuat jarak yang cukup lebar hingga empat detik setelah empat putaran.

Gardner memutuskan untuk mengambil alih pimpinan lomba dan tampil menekan sejak awal. Namun, Fernandez yang menguntit di belakang sang pebalap Australia justru terjatuh di Tikungan 3 Sirkuit Sachsenring tersebut.

Tanpa mendapat tekanan berarti, Gardner, yang tahun depan naik kasta ke MotoGP membela KTM, cukup nyaman melaju memimpin lomba dan menyelesaikan balapan sepanjang 28 putaran itu 6,158 detik di depan Aron Canet yang meraih podium keduanya musim ini dengan finis runner-up untuk tim Aspar.

Marco Bezzecchi melengkapi podium untuk SKY Racing Team VR46, demikian laman resmi MotoGP.



Pebalap tim Federal Oil Gresini Racing Fabio Di Giannantonio, yang tahun depan ke MotoGP bareng tim Gresini, mengamankan poin di P4 di depan Sam Lowes dan Marcel Schrotter.

Dengan hasil itu, Gardner (164) semakin memperlebar jaraknya sebagai pemuncak klasemen sementara, unggul 36 poin atas Fernandez. Bezzecchi di peringkat tiga dengan 117 poin diikuti Lowes dengan 87 poin dan Di Giannantonio dengan 73 poin.

Sementara itu, Bo Bendsneyder mengamankan tiga poin untuk tim Pertamina Mandalika SAG dengan finis P13 di saat rekan satu timnya, Thomas Luthi finis di luar zona poin.

Bendsneyder sebenarnya tampil baik di kualifikasi dengan mengamankan posisi start baris ketiga di P9, namun gagal mempertahankan posisinya setelah disalip Cameron Beaubier, Nicolo bulega dan Alonso Lopez.

Sang pebalap Belanda akan berharap hasil positif di kampung halamannya ketika Moto2 menyambangi Sirkuit Assen pekan depan. (*)
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021