Tim Supervisi Polri yang terdiri dari Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Komjen Pol  Agung Budi Maryoto dan Kepala Korps Samapta Bhayangkara (Kakorsabhara) Irjen Pol Nanang Avianto melakukan pemantauan di sejumlah titik penyekatan dan larangan mudik di Provinsi Jawa Timur, Minggu.

"Kami ditugaskan dari Mabes Polri ke Polda Jatim untuk melaksanakan simulasi supaya urutan standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan dilakukan dengan benar," kata Irwasum Polri Komjen Pol  Agung Budi Maryoto bersama Kakorsabhara dan didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta di Terminal Purabaya, Sidoarjo.

Di Terminal Purabaya, Tim Supervisi mengecek standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan seperti jika ada penumpang bus non-mudik yang tidak membawa syarat surat keterangan bebas COVID-19. 

Tim Supervisi juga melakukan simulasi supaya urutan SOP kesehatan prokes dilakukan dengan baik.

Pada simulasi tersebut ada seorang penumpang yang tidak membawa surat keterangan bebas COVID-19. Penumpang tersebut langsung diarahkan di posko untuk dilakukan rapid test. 

Jika hasil rapid test antigen penumpang tersebut reaktif, petugas langsung membawa penumpang ke ambulans untuk diantar ke Pendopo Delta Mayang. Di sana, penumpang dites swab dan jika hasilnya positif, penumpang akan diisolasi.

Komjen Agung Budi mengatakan langkah pengecekan ini penting dilakukan agar semua petugas yang berjaga terjamin dari penyebaran COVID-19.

"Karena kita juga harus melindungi petugas kita yang bertugas di sini. Baik TNI, Polri, petugas kesehatan, dinas perhubungan maupun Satgas COVID-19 juga harus terhindar dan terbebas dari virus corona," ujarnya. 

"Oleh karena itu, urut-urutan prokes harus dilaksanakan apabila menemukan masyarakat yang diduga reaktif. Dan tadi urut-urutannya sudah benar. Setelah reaktif dibawa ke ambulan untuk dilakukan PCR, dan jika hasilnya positif akan dilakukan isolasi," ucapnya, menambahkan.

Dari hasil Pantauan di lapangan Komjen Agung mengatakan sejauh ini masyarakat mengikuti imbauan pemerintah. 

"Pantauan sejauh ini masyarakat tidak ada yang mudik, semoga tetap mengikuti imbauan pemerintah," katanya. 

Usai melakukan kunjungan di terminal Purabaya, Sidoarjo, Tim Supervisi Polri bersama rombongan melanjutkan pemantauan di perbatasan Surabaya, yakni di jembatan Suramadu, baik dari sisi Surabaya maupun dari sisi Madura, guna memastikan proses penyekatan berjalan sesuai prosedur. 

Di sana juga dilakukan simulasi penyekatan, kepada pengendara roda dua yang nekat mudik tidak dilengkapi dengan surat keterangan bebas COVID-19, atau bukti swab, rapid test antigen. 

Diharapkan masyarakat bisa mematuhi imbauan pemerintah terkait larangan mudik, demi memutus mata rantai penularan COVID-19.(*)

Pewarta: Willy Irawan

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021