Pemerintah Kota Malang akan mendapatkan tambahan 29 ribu dosis vaksin COVID-19 yang dipergunakan untuk vaksinasi kelompok orang-orang lanjut usia di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr. Husnul Muarif mengatakan dengan adanya tambahan vaksin Sinovac tersebut, maka diharapkan proses percepatan vaksinasi di Kota Malang bisa terus dilakukan, guna menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus Corona.

"Berdasarkan informasi, kita dapat 2.900 botol. Satu botol untuk sepuluh dosis, jadi nanti ada 29 ribu dosis," kata Husnul, di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa.

Husnul menjelaskan dari total 29 ribu dosis vaksin tersebut, nantinya akan dipergunakan kepada 18.500 sasaran penerima vaksin COVID-19, di Kota Malang. Sebanyak 18.500 sasaran tersebut, nantinya akan mendapatkan dua kali suntikan vaksin Sinovac.

Saat ini, prioritas vaksinasi di Kota Malang akan ditujukan kepada para lansia. Rencananya, pelaksanaan vaksinasi untuk lansia di Kota Malang, akan dilakukan pada 1 April 2021.

"Untuk saat ini vaksin yang diterima masih Sinovac. Dari 29 ribu itu, akan dipergunakan untuk dua dosis, sehingga akan diberikan kepada 18.500 sasaran penerima vaksin," kata Husnul.

Di Kota Malang terdapat sekitar 75 ribu lansia yang akan menjadi prioritas penerima vaksin Sinovac. Dengan vaksin sebanyak 18.500 vial tersebut, maka vaksinasi untuk lansia di Kota Malang akan dilakukan secara bertahap.

"Lansia kita itu ada 75 ribu orang, jadi akan dilakukan bertahap. Setelah 18.500 orang, nanti menunggu datang kembali, dan kita lanjutkan vaksinasi," kata Husnul.

Untuk sasaran prioritas selanjutnya, Dinas Kesehatan Kota Malang akan melakukan pendataan kepada para pedagang pasar, pekerja sektor perhotelan, atlet, termasuk beberapa layanan publik yang belum mendapatkan vaksinasi COVID-19.

"Saat ini pedagang belum, lansia terlebih dahulu. Jika nanti vaksin datang lagi, kita akan bagi lagi," kata Husnul.

Hingga saat ini, di Kota Malang, tercatat 6.159 kasus konfirmasi positif COVID-19. Dari total tersebut, sebanyak 5.571 orang dilaporkan telah sembuh, 562 orang dinyatakan meninggal dunia, dan sisanya berada dalam perawatan.

Pewarta: Vicki Febrianto

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021