Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengalokasikan anggaran sekitar Rp25 miliar untuk kegiatan tanggap darurat penanganan kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak akibat banjir, longsor, maupun sebab lain.

Alokasi anggaran itu disampaikan Plt Kepala Dinas Pekerjaam Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung Robinson, Selasa, setelah pihaknya berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Daerah setempat terkait penanganan infrastruktur pascabencana.

"(anggaran itu) Sudah kami ajukan ke Bappeda, terutama berkaitan proyeksi penanganan infrastruktur-infrastruktur yang rusak," kata Robinson Nadeak kepada awak media.

Salah satu yang menjadi prioritas penanganan adalah kerusakan sebagian badan jembatan rangka baja di perbatasan Desa Boro dan Karangrejo, tepatnya di ruas jalan lingkar kota Tulungagung yang menghubungkan dengan Trenggalek, Kediri, dan Blitar sekaligus.

Di jembatan rangka baja yang membentang di atas Sungai Ngrowo dengan panjang sekitar 40 meter itu, Dinas PUPR menyiapkan anggaran perbaikan sebesar Rp1,5 miliar yang akan diselesaikan dalam kurun empat bulan.

Selain jembatan, Dinas PUPR juga telah merancang agenda perbaikan sejumlah ruas jalan yang rusak selama penghujan.

Anggaran yang disiapkan menurut penjelasan Robinson mencapai Rp11 miliar lebih, yang semuanya berasal dari DAK (Dana Alokasi Khusus) pusat.

"Kami tinggal tunggu PMK (Peraturan Menteri Keuangan) keluar,” katanya.

Ruas jalan yang diperbaiki adalah ruas Sodo Kecamatan Pakel–Kecamatan Bandung sepanjang 3,5 kilometer. Anggaran untuk ruas jalan ini sebesar Rp6,949.

Lalu ruas jalan Kecamatan Bandung – Besuki sepanjang dua kilometer, anggarannya dialokasikan sebesar Rp2,73 miliar.

Lalu ruas jalan Podorejo-Tunggangri sepanjang 1 kilo meter. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp1,66 miliar. "Kami ajukan 13 jalan melalui aplikasi Krisna kepada Bapennas untuk diperbaiki, namun disetujui tiga ruas,” katanya.

Dengan begitu, untuk sisa ruas jalan lainnya masih mengantri untuk mendapatkan perbaikan. Jalan yang rusak akan diperbaiki dengan kombinasi aspal hotmix dan cor beton.

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021