Bupati Magetan Suprawoto memastikan para tenaga kesehatan dan layanan kesehatan baik rumah sakit maupun puskesmas di wilayah setempat siap menggelar vaksinasi COVID-19 yang mulai didistribusikan pemerintah.

"Pada prinsipnya, rumah sakit atau puskesmas dengan tenaga medisnya di Magetan sudah siap melakukan vaksinasi COVID-19. Hanya saja, untuk regulasinya pemkab belum bisa menentukan, karena masih menunggu pemerintah pusat," ujar Bupati Suprawoto dalam jumpa pers awal tahun 2021 di halaman belakang Pendopo Surya Graha Magetan, Senin.

Saat ini, Pemkab Magetan masih menunggu regulasi pelaksanaan vaksin COVID-19 dari pemerintah pusat. Selain itu, vaksin juga belum diterima.

Ia juga ingin agar masyarakat menyambut baik adanya vaksinasi sebagai langkah penanganan wabah COVID-19, utamanya di Kabupaten Magetan.

"Kami minta masyarakat tidak terpengaruh dengan berita-berita hoaks di media sosial yang menyudutkan pemerintah dalam upaya vaksinasi COVID-19," kata dia.

Bupati juga meminta agar warga Magetan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari. Hal itu sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di Magetan yang masih tinggi.

Data Satgas COVID-19 Magetan mencatat hingga Senin (4/1/2021) ada 998 warga setempat yang terkonfirmasi positif COVID-19. Dari jumlah itu, 832 orang di antaranya telah sembuh, 116 orang masih dalam perawatan, dan 50 orang meninggal dunia.

Jumlah pasien konfirmasi sebanyak 998 orang tersebut bertambah 15 kasus dari sehari sebelumnya yang mencapai 983 orang. Saat ini, Kabupaten Magetan masuk dalam zona oranye atau risiko sedang penyebaran COVID-19.

Pewarta: Louis Rika Stevani

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021