Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menyalurkan bantuan jaring pengaman sosial program bantuan sosial tunai (BST) tahap pertama berupa uang Rp600 ribu kepada kaum difabel yang tersebar di 26 wilayah kecamatan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri Suharsono, Sabtu, berharap bantuan tersebut dapat menunjang kehidupan penyandang difabel selama kurun waktu tiga bulan ke depan.

"Manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan, jangan digunakan hal lain yang tidak bermanfaat. Bantuan ini untuk terdampak COVID-19, maka semua juga harus menjaga diri dari COVID-19," kata Suharsono di Kediri.

Ia juga berharap seluruh warga termasuk disabilitas harus mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah, menggunakan masker ketika keluar rumah dan tetap menjaga jarak ketika terpaksa bepergian.

Bantuan sosial tunai khusus bagi penyandang difabel ini merupakan program pemerintah melalui Kementerian Sosial dalam rangka penanggulangan dampak COVID-19. Untuk wilayah Kabupaten Kediri mendapatkan kuota sejumlah 1.896 orang.

Penerima BST difabel tersebut tidak terdaftar pada bantuan sosial reguler seperti program keluarga harapan (PKH), bantuan pangan nontunai (BPNT) dan bantuan langsung tunai (BLT).

Sementara itu, data penerima berasal dari sistem informasi penyandang disabilitas (SIMPD). Proses pendataan tersebut dilakukan oleh tenaga kesejahteran sosial penyandang disabilitas (TKSPD) yang dibantu oleh tenaga kesejahteran sosial kecamatan (TKSK).

Penyaluran bantuan tersebut secara serentak dilakukan di kantor pos kecamatan masing-masing dengan menggunakan protokol kesehatan. Salah satunya di Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri yang jumlah penerima bantuan paling banyak ketimbang kecamatan lain yakni mencapai 268 orang.

Di Kabupaten Kediri, data per Sabtu (30/5), jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 176, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) 859 dan yang terkonfirmasi positif mencapai 106, dengan rincian 90 orang dirawat, delapan orang sudah dinyatakan sembuh dan delapan orang lainnya telah meninggal dunia. (*)

Pewarta: Asmaul Chusna

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2020