Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Jumat malam, menjemput dan mengarantina puluhan warga yang sebelumnya dites cepat (rapid test)  hasilnya menunjukkan reaktif.

"Dari rencana 49 orang yang dijemput untuk dikarantina, tidak seluruhnya dapat dievakuasi tadi malam. Kemungkinan siang hari ini sisanya akan dijemput dan kami sudah melakukan langkah persuasif kepada warga yang hasil tes cepatnya reaktif," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Situbondo, Abu Bakar Abdi di Situbondo, Sabtu.

Puluhan warga yang hasil tes cepatnya reaktif itu  tersebar di Desa Olean (Kecamatan Kota Situbondo), Desa Tenggir (Kecamatan Panji), dan Desa Wringinanom (Kecamatan Panarukan), dan mereka dikarantina di Hotel Sidmuncul 1 kawasan Wisata Bahari Pasir Putih.

Menurut dia, penjemputan dan pengarantinaan puluhan warga yang hasil tes cepatnya menunjukkan reaktif itu untuk mengantisipasi dan memutus mata rantai penularan virus corona jenis baru yakni COVID-19.

Puluhan warga tiga desa itu sebelumnya dilakukan tes cepat menunjukkan reaktif.  Mereka merupakan hasil pelacakan (tracing) klaster jamaah Masjid Baitur Rahman Desa Olean. Sebelumnya dua orang jamaah  diketahui sakit dan hasil swabnya positif terinfeksi corona.

"Untuk di tempat karantina,  sudah ada petugas medis Puskesmas Kecamatan Bungatan, yang akan memantau kondisi kesehatan sehari-harinya," ujar Abu Bakar.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, warga dari tiga desa yang hasil tes cepatnya reaktif dan saat ini dikarantina di hotel milik Pemkab Situbondo itu, masih menunggu hasil tes swabnya, yang  dikirim ke laboratorium Surabaya, guna memastikan positif COVID-19 atau tidak.

Pada Jumat (29/5) kemarin, seorang pasien positif COVID-19 berinisial A (56) warga Desa Tenggir (Kecamatan Panji) meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat di RS Elizabeth Situbondo. Sedangkan sepekan sebelumnya, seorang perempuan (28) pasien positif corona yang sedang hamil tujuh bulan asal Desa Tenggir, juga meninggal dunia setelah sempat menjalani penanganan medis di RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo.

Data sebaran COVID-19 Situbondo, per hari Jumat, 29 Mei 2020, pasien positif Coronavirus tercatat sebanyak 20 orang, 11 orang pasien sembuh, tujuh pasien dalam perawatan (isolasi mandiri enam orang, rawat inap satu orang) dan dua pasien di antaranya meninggal dunia. Sementara pasien dalam pengawasan atau PDP berjumlah 41 orang, dalam pengawasan 11 orang (rawat inap sembilan orang dan isolasi mandiri dua orang), selesai pengawasan 30 orang. (*)

Pewarta: Novi Husdinariyanto

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2020