Pemerintah Provinsi Jawa Timur meluncurkan laman untuk mendeteksi diri dari wabah virus COVID-19 di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Rabu malam.

"Dari laman ini bisa memeriksa diri kita sendiri, apakah terkena virus COVID-19 atau tidak," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di sela peluncuran laman itu.

Laman tersebut dinamai "checkupcovid19.jatimprov.go.id" yang bisa diakses dari telepon seluler maupun komputer, kapan pun dan di mana saja.

Dengan adanya laman tersebut, kata dia, diharapkan dapat memberikan layanan kesehatan sehingga masyarakat tak perlu berbondong-bondong ke rumah sakit untuk memastikan terkena virus COVID-19 atau tidak.

"Di laman itu ada pertanyaan dan jawaban yang diakhiri dengan kesimpulan. Dari situ dapat mendeteksi diri kita. Kalau kesimpulannya baik maka tidak perlu khawatir, tapi kalau kesimpulannya harus mendapat penanganan maka ada call center yang 24 jam siap dihubungi untuk membantu," katanya.

Khofifah yang juga masih menjabat Ketua umum PP Muslimat NU itu mengatakan bahwa teknologi tersebut merupakan yang pertama dan diharapkan ke depannya akan terkoneksi dengan pusat maupun provinsi lain.

Sementara itu, laman tersebut dibuat oleh dr Makhyan Jibril Al Farabi MSc M, yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang dan University College London itu.

Ia menjelaskan, operasional laman tidak sulit karena bisa diakses dari mana saja, termasuk dari dalam maupun luar negeri.

"Bagi masyarakat yang ragu-ragu terkena virus atau tidak, silakan dibuka lamannya dan lakukan pemeriksaan mandiri," demikian Makhyan Jibril Al Farabi. (*)
 

Pewarta: Fiqih Arfani

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2020