Pasien mahasiswi asal Desa Kaligunting, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, menempuh pendidikan kedokteran di China, Hy, yang sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedono Kota Madiun, Jawa Timur, karena dugaan virus corona sudah dipulangkan karena hasil laboratorium dinyatakan negatif.

Kepala Desa Kaligunting Nur Amin, Senin, mengatakan, mahasiswi Jinzhou Medical University itu keluar dari RSUD dr Soedono Kota Madiun pada Sabtu (1/2) sekitar pukul 20.00 WIB.

"Kondisinya sehat. Sudah pulang kemarin malam," ujar Nur Amin kepada wartawan di Madiun.

Baca juga: RSUD Soedono Madiun rawat mahasiswi yang baru pulang dari Beijing

Menurut dia, saat pulang, Hy langsung disambut keluarga dan saudara. Mereka lega karena dinyatakan negatif. Hy juga dijenguk oleh tetangga sekitar sebagaimana lumrahnya kebiasaan di desa.

Amin mengatakan, sebelumnya memang banyak warga yang resah karena Hy diduga tertular virus corona. Namun, setelah dinyatakan negatif, kondisi masyarakat sudah tenang.

Baca juga: Dokter RSUD Soedono Madiun cek ulang kondisi mahasiswi pulang dari Beijing

Guna menjaga kondisi desanya tetap kondusif, pihaknya sering memberikan sosialisasi tentang virus corona ke warga melalui kegiatan desa dengan melibatkan perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.

Sosialisasi tersebut diselipkan di berbagai acara dan pertemuan warga, seperti pengajian umum, tahlilan, kegiatan posyandu, dan lansia, baik di tingkat RT maupun RW.

Mahasiswa berinisial Hy menjalani perawatan dan pemantauan di ruang isolasi RSUD dr Soedono Kota Madiun sejak dirujuk dari RSUD Caruban, Kabupaten Madiun, pada Rabu, 29 Januari 2020. Hal itu karena Hy mengeluh batuk dan pilek setelah pulang dari China.

Kendati vonis awal diyatakan negatif, namun pasien tersebut tetap mendapatkan penanganan kasus corona sesuai "standard operating procedure" (SOP). Hal itu merujuk dari ketentuan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang telah menetapkan situasi darurat global terkait mewabahnya virus corona.

Virus corona mulai terdeteksi menjangkiti manusia di Wuhan, China, pada Desember 2019. Kemudian sejak Januari 2020 mewabah di wilayah itu hingga ke beberapa negara lain di dunia, di antaranya, Korea Selatan, Singapura, Vietnam, Kamboja, Thailand, Nepal, Sri Lanka, Amerika Serikat, Kanada, Jerman, dan Uni Emirat Arab.

Pewarta: Louis Rika Stevani

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2020