Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin punya cara unik mempromosikan destinasi wisata baru di Pantai Permata Pilang yakni mengajak semua pejabat Pemerintah Kota Probolinggo berkemah di pantai tersebut selama dua hari, 20-21 Desember 2019.

Semua pejabat mulai dari Wali Kota Probolinggo yang biasa dipanggil Habib Hadi, Wakil Wali Kota Mochammad Soufis Subri, Sekda drg Ninik Ira Wibawati, para staf ahli, asisten, kepala OPD (organisasi perangkat daerah), sekretaris, camat, lurah dan pejabat eselon IV ikut dalam kegiatan itu.

"Kami pilih Pantai Permata Pilang yang merupakan destinasi wisata baru di Kota Probolinggo dan ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa pantai itu sangat aman, nyaman dan indah untuk dikunjungi," kata Habib Hadi di Probolinggo, Sabtu.

Menurutnya, kemah tersebut pernah dilakukan saat menjadi Anggota DPR RI dan di sana  digembleng soal kepemimpinan dan lainnya, sehingga saat ini kemah bersama dilakukan kembali dengan pejabat Pemkot Probolinggo.

"Selain meningkatkan ukuwah antarpejabat, kami juga berharap kemah itu dapat saling mengenal lebih dekat agar ke depan kinerja bisa menjadi lebih baik," tuturnya.

Selama berkemah di sana, berbagai kegiatan sudah dipersiapkan oleh panitia seperti sarasehan bersama kelompok masyarakat di sekitar Pantai Permata Pilang untuk membahas bagaimana mengembangkan wisata pantai tersebut.

Sementara Kepala Dinas PUPR Amin Fredy mengatakan kemah tersebut terlaksana karena sinergi OPD yang punya tugas masing-masing dalam menyiapkan kegiatan.

"Kemah itu sangat menarik dan kegiatan itu bentuk dukungan mengenalkan destinasi wisata baru di Kota Probolinggo," katanya sambil mengecek toilet yang kebetulan menjadi tugas dinasnya untuk menyiapkan di lokasi kemah Pantai Permata Pilang.

Sebanyak 119 peserta kemah mengikuti apel yang dipimpin Kepala Dinas Sosial Zainullah dan di area pantai, sudah terpasang sejumlah tenda berbagai ukuran dengan fasilitas yang telah disiapkan seperti dapur umum, mushalla, empat kamar mandi dan tiga tempat buang air besar.

Suasana keakraban pun langsung terasa begitu semua masuk ke dalam tenda masing-masing. Pejabat laki-laki dan perempuan terbagi ke beberapa tenda yang berbeda. (*)

Pewarta: Zumrotun Solichah

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2019