Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak seluruh pemudik untuk mempromosikan kampung halaman dengan cara mengunggahnya melalui media sosial masing-masing.

"Ini penting dilakukan karena eksistensi mereka akan mampu meningkatkan ekonomi daerah," ujarnya saat memberangkatkan peserta mudik gratis pemprov di depan Kantor Dinas Perhubungan Jatim Surabaya, Sabtu.

Selain itu, ia juga mengimbau ketika sampai di kampung halaman, para pemudik membeli produk-produk UKM khas daerah, lalu dibawa dan dipromosikan ketika kembali ke Surabaya.

"Tapi jangan lupa di-'posting' juga sehingga kampung halaman bisa lebih dikenal di masyarakat Indonesia maupun dunia," ucap suami Arumi Bachsin tersebut.

Terkait mudik gratis, orang nomor dua di Pemprov Jatim itu menjelaskan terdapat sejumlah moda transportasi, seperti bus dan kereta api (jalur darat) dan kapal laut (jalur laut) yang diperkirakan jumlah pemudik mencapai 275.691 orang.

Pemprov Jatim, kata dia, juga menyiapkan 10 truk untuk mengangkut 400 sepeda motor peserta mudik gratis.

"Penyediaan truk pengangkut sepeda motor ini kami khususkan agar masyarakat tidak mengandalkan motor untuk perjalanan mudik jarak jauh," tutur mantan Bupati Trenggalek tersebut.

Tak itu saja, tersedianya truk pengangkut sepeda motor sekaligus meminimalisasi terjadinya kecelakaan di jalan yang didominasi oleh kendaraan roda dua.

"Program mudik dan balik gratis ini merupakan bagian untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan para pemudik sehingga bisa berkumpul dengan keluarga dengan suka cita," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Fattah Jasin mengatakan pihaknya bersama dunia usaha menyediakan sebanyak 987 bus yang kapasitasnya 58.233 orang, dengan 560 bus di antaranya merupakan fasilitas dari Pemprov Jatim.

Rute pemberangkatan mudik gratis tahun ini yaitu dari Surabaya menuju Situbondo-Banyuwangi, Surabaya-Jember-Banyuwangi, lalu dari Surabaya ke Lumajang-Jember, Surabaya-Madiun-Pacitan, dan dari Surabaya mengarah ke Kertosono-Trenggalek.

Di sisi lain, mudik gratis tahun ini menjadi momentum spesial karena diapresiasi oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pemrakarsa dan penyelenggara mudik peserta terbanyak.

"Ini merupakan tahun ke-12 Pemprov Jatim menyelenggarakan program mudik gratis," katanya. (*)

Pewarta: Fiqih Arfani

Editor : Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2019