Kepolisian Daerah Jawa Timur mengungkapkan, Budi Hartanto (28) dibunuh dan dimutilasi oleh pelaku AP di sebuah warung kopi di Kabupaten Kediri, sebelum mayatnya ditaruh dalam koper dan ditemukan di Blitar.

"Ada perkembangan baru yang perlu saya sampaikan untuk meluruskan pemberitaan ini bahwa tadi saya menyebutkan bahwa pembunuhan ini dilakukan di luar daripada Kota Blitar dan itu sudah kita pastikan bahwa yang bersangkutan dieksekusi di warung kopi," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Surabaya, Jumat.

Warung kopi yang berada di Jalan Surya, Kabupaten Kediri itu, kata Barung, memang sengaja disewa oleh pelaku berinisial AP.

"Warung kopi yang disewa oleh AP yang ditangkap di Jakarta. Itu disewa yang bersangkutan di Jalan Surya Kabupaten Kediri," ungkapnya.

Hingga kini, penyidik masih melakukan berbagai penyelidikan untuk melengkapi locus delicti terkait tempat mana saja yang digunakan korban.

"Tempat inilah di mana almarhum Budi Hartanto mengembuskan nafas terakhir dan di sini juga dilakukan yang namanya mutilasi dan di tempat inilah awal dari locus delicti atau locus tempat kejadian perkara awal dan sekarang lagi dirangkai oleh penyidik," ujarnya.

Barung menyatakan, AP saat ini menuju ke Kediri dari Jakarta untuk merekonstruksi bersama AJ semua perjalanan locus-locus dan perjalanan dari tempat ke tempat.

"Kami mohon waktu untuk besok AP baru bisa berada di Surabaya, tapi yang jelas bahwa kasus ini akan kita tarik kita ambil alih oleh Polda Jawa Timur untuk merangkai dari satu kabupaten ke kabupaten lainnya," tuturnya.(*)

Pewarta: Willy Irawan

Editor : Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2019