Surabaya (Antaranews Jatim) - Ratusan warga mendonorkan darahnya di UTD Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya Jalan Embong Ploso, Minggu, guna membantu puluhan korban yang terluka akibat ledakan bom yang terjadi di tiga gereja di Kota Pahlawan.

"Ayo warga Surabaya, bagi yang punya kepedulian dan mampu mendonorkan darah kita berdonor di PMI untuk para korban ledakan bom gereja di Surabaya," kata salah seorang warga, Teguh Prihandoko usai mendonorkan darah di PMI Embong Ploso.

Menurut dia, dengan cara mendonorkan darah tersebut bisa menyelamatkan para korban ledakan bom yang saat ini membutuhkan darah dan dalam perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Surabaya.

"Darah saya dan darah anda semua warga Surabaya dibutuhkan saat ini," kata Teguh yang juga Dirut Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya ini.

Imbauan sama juga disampaikan oleh para pengurus dan anggota Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur.

Humas PDOI Jatim Daniel Rorong mengatakan imbauan tersebut sebagai bentuk kepedulian dari PDOI untuk menyumbangkan darah guna membantu para korban teror bom.

"Setetes darah rekan-rekan driver online R2 dan R4 sangat membantu untuk menyelamatkan saudara-saudara kita yang membutuhkan donor darah," katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pelayanan Donor UTD PMI Surabaya Dokter Martono Adi Triyuko memperkirakan jumlah pendonor pada Minggu ini mencapai 600 orang. Jumlah tersebut sangat melebihi target dalam situasi normal.

"Kalau biasanya, per harinya kami ada target sekitar 400-an. Tapi hari ini membeludak setelah insiden itu. Masyarakat rasa pedulinya luar biasa," katanya.

Martono mengatakan antusiasme warga ini sangat membantu para korban ledakan bom, khususnya yang kondisinya sangat membutuhkan darah.

Ia mengapresiasi kepedulian masyarakat yang sangat tinggi, untuk membantu para korban ledakan bom gereja Surabaya. (*)

Pewarta: Abdul Hakim

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2018