Bondowoso (Antaranews Jatim) - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah mengemukakan areal Pasar Ikan Pindang di Kabupaten Bondowoso perlu diperluas guna kenyamanan kendaraan angkutan ikan parkir dan pedagang leluasa melakukan transaksi jual beli ikan.

"Saya kagum Kabupaten Bondowoso tidak punya laut dan bukan penghasil ikan, akan tetapi menjadi sentra penjualan ikan pindang," katanya kepada sejumlah wartawan usai "blusukan" ke Pasar Ikan Pindang di Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Kota, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Sabtu.

Guna meningkatkan omzet pasar ikan pindang terbesar di Jawa Timur itu, lanjut dia, areal parkir kendaraan dan tempat transaksi jual beli ikan pidang di pasar tersebut perlu diperluas.

Jika dilihat dari distribusi dan pengiriman ikan dari berbagai daerah penghasil ikan, katanya, sudah bagus dan kendaraan yang masuk pasar maupun yang keluar untuk mengirim ke sejumlah daerah di Jawa Timur.

"Kalau arealnya diperluas, tentunya omzet di pasar ikan pindang ini juga akan semakin besar. Oleh karena itu sentra ikan pindang ini harus dipertahankan," tuturnya.

Informasi dihimpun, Pasar Ikan Pindang Kabupaten Bondowoso menjadi sentra jual beli ikan dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Situbondo, Banyuwangi, Jember dan bahkan Lamongan.

Kabupaten Situbondo menjadi pemasok atau penyuplai ikan pindang terbanyak ke pasar ikan di Kota Tapai itu. (*)
Video Oleh Novi Husdinariyanto
 

Pewarta: Novi Husdinariyanto

Editor : Endang Sukarelawati


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2018