Surabaya (Antaranews Jatim) - Gerakan Pemuda Ansor Kota Surabaya siap mengawal persidangan kasus penembakan mobil pribadi milik Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Cipta Karya Tata Ruang Pemkot Surabaya Eri Cahyadi yang akan digelar dalam waktu dekat ini.

Ketua GP Ansor Surabaya Farid Afif, di Surabaya, Jumat, mengatakan pihaknya mendapat informasi pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya telah menerima Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Penyidik Polrestabes Surabaya awal pekan ini.

"Ansor dan Banser akan ikut di persidangan untuk menyaksikan hasil persidangan pelaku teror. Kami akan mengawal sampai terdakwa benar-benar terkena vonis hukuman kurungan, tujuaannya agar supaya insiden teror kayak begini tidak terulang lagi," katanya.

Menurut dia, Indonesia adalah negara hukum, sehingga Ansor Surabaya dan Banser Surabaya akan mengawal persidangan sampai selesai. "Ini merupakan sikap kami dalam rangka turut menegakkan keadilan," katanya.

Ia juga berpesan kepada Ery Cahyadi yang saat ini menjabat sebagai Dewan Penasehat Ansor Surabaya agar tetap tegas menjalankan tugasnya sebagai pelayan masyarakat.

"Kami Ansor dan Banser Surabaya akan selalu mengawal dan mendukung penuh kebijakan dewan penasehat Ansor yang saat ini sedang mendapatkan amanah sebagai kepala dinas di Pemkot Surabaya dalam memberantas oknum-oknum yang tidak patuh kepada kebijakan pemerintah kota," katanya.

Afif menyatakan insiden penambakan mobil yang terjadi di depan rumah pejabat pemerintah kota pada Rabu (14/3) tersebut melanggar hukum dan merusak citra Kota Surabaya sebagai Kota Layak Singgah.

Ia mengaku, pihaknya risau denga adanya aksi teror karena perbuatan tersebut dinilai tak lazim dan harus diberantas hingga akar-akarnya. "Jangan mentang-mentang punya segalanya, kemudian bisa bersikap semaunya," ujarnya.

Eri Cahyadi sebelumnya mengapresiasi atas dukungan moral yang diberikan. "Support ini tak bisa dinilai dengan materi. Ini yang membuat mental saya semaki berlipat," katanya.

Eri mengaku, kejadian yang dialami menjadi introspeksi. Namun, dengan sikap amar makruf nahi mungkar akan siap menghadapi apapun resiko yang dihadapi. "Saya memohon sahabat-sahabat Ansor untuk berkolaborasi, dengan kejadian ini untuk menunjukkan bersama sama memajukan Surabaya dan mengangkat derajat wong cilik," katanya.

Diketahui mobil Toyota Innova nomor polisi L 88 EC milik Eri Cahyadi diberondong tembakan oleh pelaku berinisial RM saat diparkir di dalam garasi rumahnya di Perumahan Puri Kencana Karah, Kecamatan Jambangan, Surabaya, pada Rabu (14/3).

Polrestabes Surabaya akhirnya berhasil menangkap seorang pelaku penembakan seorang pria berinisial RM. Adapun motif dari pelaku melakukan penembakan mobil Eri karena terkait pembongkaran sebagian bangunan yang difungsikan sebagai bengkel motor gede di Jalan Ketintang Surabaya yang oleh Pemkot Surabaya dinyatakan melanggar garis sempadan jalan. (*)

Pewarta: Abdul Hakim

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2018