Surabaya (Antaranews Jatim) - Kabupaten Jember, Jawa Timur, menampilkan kesenian yang mengeksplorasi budaya pendalungan dalam Gelar Seni Budaya Daerah Jawa Timur yang berlangsung selama dua hari, 9 - 10 Maret, di Surabaya.

"Gelar Seni Budaya Jawa Timur rutin digelar setiap bulan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Surabaya dan malam ini sampai besok giliran Kabupaten Jember yang tampil," ujar Bupati Jember Faida, saat dikonfirmasi di sela mendampingi tim keseneniannya di Surabaya, Jumat malam.

Dia menjelaskan, Kabupaten Jember berlokasi di wilayah pendalungan, yaitu tempat bermukim masyarakat dari suku Jawa dan Madura.

Asimilasi dari perpaduan kedua masyarakat dari suku Jawa dan Madura itu menghasilkan kebudayaan pendalungan.

"Maka malam ini sampai besok kami akan tampilkan budaya pendalungan di Surabaya," ucapnya.

Salah satu yang ditampilkan tadi malam adalah pertunjukan sendratari berjudul "Putri Gebang Taman".

"Sendratari Putri Gebang Taman menceritakan asal usul daerah bernama Gebang di Jember," katanya.

Selain itu, Kabupaten Jember juga menampilkan kesenian kentrung di Gelar Seni Budaya Jawa Timur yang berlangsung di Pendopo Taman Budaya Jawa Timur, Jalan Gentengkali, Surabaya, itu.

Kentrung, dan beberapa pertunjukan lain yang disajikan di Surabaya pada Gelar Seni Budaya Jawa Timur malam ini hingga besok, menut Faida, sebenarnya setiap harinya telah rutin disajikan bagi para wisatawan yang berkunjung di tempat-tempat wisata di wilayah Kabupaten Jember.

"Semua kesenian yang setiap hari telah kami sajikan bagi para wisatawan di Kabupaten Jember, malam ini sampai besok kami sajikan untuk masyarakat Kota Surabaya," ujarnya. (*)

Pewarta: Hanif Nashrullah

Editor : Tunggul Susilo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2018