Kediri (Antaranews Jatim) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menginginkan agar duta wisata yang dikirim dalam acara pemilihan duta wisata Jatim, Raka dan Raki mengenalkan konsep "Kediri the service city" dalam konteks pariwisata dan kebudayaan daerah.

"Duta wisata Panji dan Galuh Kota Kediri nanti akan mengenalkan `Kediri the service city` dalam konteks jasa usaha wisata, ada hotel, kuliner, kerajinan tangan," kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kota Kediri Nur Muhyar di Kediri, Selasa.

Ia mengatakan, duta wisata yang dikirimkan dari Kota Kediri satu pasangan, yaitu laki-laki dan perempuan. Di Kota Kediri, nama duta wisata adalah Panji dan Galuh. Untuk Panji diwakili Syafri Sasmito Sangaji (20), dan Galuh diwakili oleh Agustina Putri (23).

Panji Galuh yang dikirimkan, kata Nur, adalah yang terpilih pada 2016. Mereka mengikuti kegiatan duta wisata yang digelar di Jatim. Prosesinya sudah dimulai akhir Februari 2018. Mereka juga diberi bekal tentang wawasan kebudayaan, pariwisata di Kota Kediri.

Selain diberi pembekalan tentang konsep "Kediri the service city" dalam konteks pariwisata dan kebudayaan daerah, mereka juga diberi pembekalan tentang kepribadian diri, kemampuan diri, dan beragam pengetahuan lainnya.

"Ada pendampingan dari dinas. Mereka juga diberi pengetahuan tentang kepribadian, penguasaan bahasa, hingga tata rias. Untuk yang khusus, mereka menunjukkan bakat mereka," kata Nur.

Nur mengatakan, di Kota Kediri, untuk objek wisata sangat terbatas. Selama ini, yang menjadi andalan adalah objek wisata sejarah Goa Selomangleng, Kediri. Selain itu, belum ada objek wisata unggulan lainnya. Namun, karena terbatasnya jumlah objek wisata, dalam kegiatan Raka Raki Jatim, memberikan bekal untuk mengenalkan konsep "Kediri the service city" dalam konteks pariwisata dan kebudayaan daerah.

Untuk saat ini, tambah dia, pemerintah juga berupaya untuk mengembangkan "Tour and travel service". Di Kediri, banyak tempat penginapan dengan fasilitas yang bagus maupun banyak tempat oleh-oleh. Para wisatawan bisa menginap di Kediri, untuk selanjutnya berwisata di daerah sekitar.

Beberapa daerah berhasil dalam konsep tersebut. Misalnya, wisata di Malang. Banyak pengunjung yang menginap di Malang, tapi saat berwisata mereka memilih Kota Batu. Selain itu, juga di Bali, dan sejumlah daerah lainnya.

"Di beberapa daerah itu dalam bentuk paket, jadi linierkan dengan daerah lain. Orang mau menginap di Kediri, fasilitas lengkap di sini," kata dia.

Ia berharap, perwakilan dari Kota Kediri bisa lebih mengenalkan Kota Kediri serta beragam program dan kebudayaan di kota ini minimal di Jatim.  (*)

Pewarta: Asmaul Chusna

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2018