Jember (Antaranews Jatim) - Sebanyak 155 ambulans desa di Kabupaten Jember, Jawa Timur belum bisa beroperasi karena masih dalam proses pengurusan pelat nomor polisi, surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan belum adanya sopir yang mengemudikan kendaraan ambulans desa tersebut.

"Jumlah ambulans desa yang sudah tersedia sebanyak 195 unit dari anggaran tahun 2017, namun ambulans desa yang sudah siap melayani masyarakat karena STNK nya sudah keluar dan memiliki pengemudi sebanyak 40 unit," kata Kepala Dinas Kesehatan Jember dr Siti Nurul Qomariyah di Jember, Kamis.

Menurutnya sebanyak 40 unit ambulans desa tersebut masih dalam proses uji kir, namun kendaraan tersebut bisa dimanfaatkan untuk melayani masyarakat yang kurang mampu di desa untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit.

"Kendaraan ambulans desa itu merupakan aset Dinas Kesehatan dan tidak dihibahkan kepada desa, sehingga biaya operasionalnya sepenuhnya seperti BBM dan jasa pengemudi merupakan tanggung jawab kami," tuturnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang menggunakan jasa pelayanan ambulans desa untuk tidak memberikan uang BBM atau uang jasa kepada pengemudi ambulans desa karena sudah dianggarkan di Dinas Kesehatan, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan ambulans desa secara gratis.

"Ambulans desa tersebut biasanya diparkir di puskesmas pembantu, namun kadang-kadang puskesmas pembantu tersebut masih berada di balai desa setempat, sehingga ambulans tersebut tersebut diparkir di halaman balai desa," ucapnya.

Tahun 2018, Dinkes Jember akan melakukan pengadaan sebanyak 53 unit ambulans desa melalui katalog elektronik dan pembelian mobil ambulans desa itu diprediksi dilaksanakan pada Februari-Maret 2018, sehingga pertengahan tahun 2018 bisa didistribusikan kepada desa untuk dimanfaatkan masyarakat desa setempat.

Sebelumnya sejumlah kepala desa di Kecamatan Sukowono mengembalikan ambulans desa karena kendaraan tersebut belum dilengkapi pelat nomor, STNK dan pengemudi, sehingga belum bisa optimal melayani masyarakat di desa yang membutuhkan ambulans desa tersebut.(*)

Pewarta: Zumrotun Solichah

Editor : Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2018