Surabaya (Antara Jatim) -Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menyatakan siap mendanai penelitian atau riset yang digagas dalam kerangka kerja sama oleh EPI-UNET (Eastern Part of Indonesia-University Network) di ITS, Kamis.

Direktur Dana Kegiatan Pendidikan LPDP, Abdul Kahar mengatakan, sesuai dengan visi dan misi LPDP, maka pihaknya siap untuk mendanai usula-usulan riset bersama dari para anggota EPI-UNET.

"Kami merasa terbantu jika memang gagasan untuk melakukan kolaborasi riset bisa diwujudkan dalam satu atau beberapa proposal bersama yang perisetnya datang dari berbagai disiplin ilmu dan juga dari berbagai perguruan tinggi," katanya.

Abdul Kahar menjelaskan bahwa tata cara pengajuan dan penggunaan anggaran untuk penelitian yang dianut LPDP berbeda dengan penggunaan dana APBN. Pengajuan dan penggunaan dana LPDP untuk kepentingan riset lebih fleksibel, tidak bergantung pada tahun anggaran dan bisa bersifat multi year.

"Ini terobosan yang dilakukan LPDP dalam hal pembayaan riset, karena jika patokannya pada tahun anggaran sebagaimana pada pertanggungjawaban penggunaan dana APBN, maka riset tidak akan jalan dan berkembang," katanya.

Terkait dengan program riset bersama dengan anggota EPI-UNET, dirinya selain merasa terbantu, juga akan dapat menjalankan amanah yang diterima LPDP dalam hal pengembangan riset atau penelitian yang bermuara pada hilirisasi hasil-hasil penelitian.

"Kami sangat yakin EPI-UNET yang berada dalam kordinasi ITS akan mampu mengajukan penelitian-penelitian yang tidak hanya unggul tapi juga dapat bermanfaat dan bisa digunakan bagi masyarakat. Penelitiannya tidak hanya menghasilkan publikasi atau jurnal ilmiah, tapi juga bisa diproduksi untuk kepentingan masyarakat," katanya.

Keyakinan itu, katanya, karena sumber daya manusia terkait dengan kepakaran yang dimiliki ITS serta pengalamannya dalam hal menyusun proposal-proposal penelitian selama ini sudah teruji.

"Sungguh melalui EPI-UNET ini, ke depan proposal penelitian yang dimasukkan ke LPDP akan lebih bermutu dan kami siap untuk membiayai sepanjang masih dalam koridor dan ruang lingkup kelompok penelitian yang harus dibiayai LPDP," pungkasnya. (*)

Pewarta: willy irawan

Editor : Endang Sukarelawati


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2016