Sidoarjo, (Antara Jatim) - Warga Perumahan Taman Candiloka Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur melaporkan keberadaan orang asing (WNA) yang diduga berasal dari Afghanistan karena melakukan kegiatan mengajar di salah satu tempat bimbingan belajar di perumahan setempat.

Salah seorang warga Perumahan Taman Candiloka, Arif Budi, Kamis, mengatakan, pihaknya melaporkan keberadaan dua WNA tersebut karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kami melaporkan keberadaan dua WNA tersebut karena keberadaan mereka masih belum jelas dokumennya. Terlebih WNA tersebut sempat melakukan kegiatan mengajar di salah satu tempat bimbingan belajar," katanya.

Ia mengemukakan, dua warga asing tersebut berinisial AN dan AR yang saat ini telah ditangkap oleh petugas keamanan dan juga dari petugas imigrasi.

"Ya jelas kami khawatir mas, mereka itu ganteng-ganteng, ada yang kesengsem atau sampai jatuh hati. Keberadaan mereka juga belum, membawa dokumen resmi atau tidak," katanya.

Ia mengatakan, keberadaan rumah yang dijadikan tempat belajar mengajar itu sebenarnya sudah lama menjadi perbincangna warga, tetapi warga belum berani bertindak karena belum ada bukti yang kuat.

"Namun setelah mengetahui dengan pasti ada tida warga negara asing yang ada di tempat tersebut, warga kemudian melaporkan kepada petugas terkait," katanya.

Sementara itu, salah seorang warga lainnya Wibowo mengatakan, keberadaan warga negara asing tersebut dikhawatirkan terjadi kegiatan asusila terselubung.

"Banyak juga yang mengkhawatirkan adanya asusila terselubung. Pasalnya, di rumah itu sebelumnya ada yang menempati, yakni seorang wanita. Tapi beberapa bulan yang lalu, rumah itu dijadikan tempat les Bahasa Inggris untuk anak-anak SMP dan SMA," katanya.(*)

Pewarta: Indra Setiawan

Editor : Tunggul Susilo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2016