Sidoarjo (Antara Jatim) - Warga Kedungbanteng, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur khawatir terjadi kebakaran yang lebih besar menyusul adanya dugaan pipa gas milik Lapindo Brantas Inc yang mengalami kebocoran.

Salah seorang warga, Supriyono, Jumat, mengatakan, akibat dugaan kebocoran pipa tersebut, sebagian bangunan rumah miliknya mengalami kebakaran.

"Terbakarnya pagi tadi, dan langsung bisa dipadamkan dengan menggunakan alat pemadam api ringan milik warga setempat," katanya.

Ia mengemukakan, saat ini warga khawatir terjadi kebakaran susulan yang lebih besar lagi akibat dugaan kebocoran pipa tersebut dan berharap segera mendapatkan penanganan serius.

"Saat ini sebagian lokasi yang diduga sebagai lokasi kebocoran pipa gas sudah diberikan garis polisi oleh petugas Kepolisian Sektor Tanggulangin untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Menurutnya, warga juga khawatir untuk memasak dan juga beraktivitas menggunakan api mengingat sampai dengan saat ini gelembung gas juga muncul di beberapa lokasi di sekitar rumah warga.

"Kami berharap kondisi ini bisa segera kembali normal dan warga bisa beraktivitas seperti sebelumnya tanpa adanya kekhawatiran terjadi kebakaran," katanya.

Sementara itu, M Fauzi selaku ketua RT3 Desa Kedungbanteng mengatakan, sebelum peristiwa tersebut terjadi, sebagian warga sudah merasa resah karena tanah yang dilintasi pipa gas banyak mengeluarkan gelembung-gelembung gas.

"Setelah terjadi kebakaran warga sekitar baru mengetahui kalau gelembung-gelembung itu berbahaya dan beruntung peristiwa terbakarnya perabotan rumah itu tidak ada korban jiwa," katanya.(*)

Pewarta: Indra Setiawan

Editor : Tunggul Susilo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2016