Malang (Antara Jatim) - PT Sido Muncul, Tbk bekerja sama dengan  Rumah Sakit Islam (RSI) Universitas Islam Malang menggelar operasi katarak gratis bagi 166 orang warga kurang mampu di wilayah Malang dan sekitarnya, Sabtu.

Senior Public Relation PT Sido Muncul, Nanik R Sunarso mengemukakan ada 230 orang yang mendaftar untuk mengikuti operasi katarak tersebut. Selanjutnya, pendaftar mengikuti "screening" sejak pertengahan Februari untuk mengetahui layak atau tidaknya mengikuti operasi katarak.

"Dari screening itu, diperoleh jumlah pasien layak operasi sebanyak 166 orang (pasien). Operasi katarak ini dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta membantu pemerintah dalam menurunkan angka penderita katarak," katanya di sela operasi katarak di RSI Unisma Malang, Jawa Timur.

Operasi katarak yang dikemas dalam acara bakti sosial (baksos) PT Sido Muncul yang bertempat di RSI Unisma itu dihadiri oleh Wakil Ketua Bidang Kesra PBNU, Wakil Wali Kota Malang Sutiaji dan Direktur RSI Unisma Tri Wahyu Sarwiyata, Ketua Arsinu Jatim Dodo Andono, serta sejumlah undangan lainnya.

Sementara itu secara terpisah Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk Irwan Hidayat berharap kerja sama bakti sosial operasi katarak ini mampu mengurangi angka penderita katarak khususnya di wilayah Malang dan sekitarnya.

"Melalui kegiatan ini, kami mengimbau masyarakat untuk menghilangkan persepsi bahwa operasi itu menakutkan. Sebab banyak masyarakat yang menderita katarak ini enggan berobat karena takut operasi," ujarnya.

Wakil Wali Kota Malang Sutiaji berharap kegiatan sosial operasi katarak  tersebut tidak hanya berlangsung sekali saja, sebab penderita katarak jumlahnya cukup banyak dan rata-rata berusia di atas 50 tahun. "Kami juga sangat berterima kaish kepada PT Sido Muncul dan RSI Unisma yang telah peduli dengan para penderita katarak ini," kata politisi PKB tersebut.

Operasi katarak gratis bagi warga kurang mampu tersebut menjadi program PT Sido Muncul sejak 2011. Dan, sudah puluhan ribu penderita yang berhasil dioperasi.

Sedangkan pada 2016, PT Sido Muncul kembali menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk melaksanakan operasi katarak gratis bagi 12 ribu penderita dengan Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (Perdami), yang pelaksanaannya menggandeng berbagai lembaga, termasuk PBNU.

Operasi katarak gratis yang didanai dari dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Sido Muncul itu, hingga saat ini sudah 45.001 pasien yang berhasil dioperasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di 27 provinsi, 207 kota yang tersebar di 227 rumah sakit.

Pada tahun 2011, ada 11 ribu pasien yang berhasil dioperasi kataraknya, 2012 sebanyak 12.746 pasien, 2013 sebanyak 13.024 pasien, 2014 sebanyak 8.805 pasien, dan tahun 2015 sebanyak 4.425 pasien.

"Sedikitnya pasien yang berhasil kita operasi itu karena waktunya bertepatan dengan agenda politik pemilihan kepala daerah (pilkada), sheingga waktunya kita geser ke 2016. Sebab, kami tidak mau ada unsur apapun, apalagi sampai dijadikan ajang untuk kepentingan politik, sebab kegiatan baksos ini murni kegiatan sosial kemanusiaan," tegas Nanik R Sudarso.(*)

Pewarta: Endang Sukarelawati

Editor : Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2016