Tulungagung (Antara Jatim) - Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo mengapresiasi ajang trail adventure yang sudah beberapa kali digelar di daerah tersebut karena dinilai positif bagi promosi pariwisata setempat.

"Kami tentu mendukung kegiatan semacam ini karena bagus untuk pariwisata," ujar Bupati Syahri Mulyo di Tulungagung, Jawa Timur, Senin.

Syahri mencontohkan penyelenggaraan TRIAT 2 Trail adventure yang digelar club motor trail lokal, TRIAT, di wilayah perbukitan Pagerwojo, Minggu (14/2).
    
Menurutnya, acara olahraga yang diikuti lebih dari 1.500 peserta dari berbagai daerah se-Jawa dan Bali tersebut menjadikan Tulungagung dikenal oleh masyarakat luar daerah.
    
Tidak hanya sekedar berkunjung, kata dia, para peserta berikut rombongan keluarga dan rekan-rekan peserta di lokasi penyelenggaraan trail adventure juga berkesempatan lebih mengenal budaya dan pariwisata daerah di Tulungagung.
    
"Boleh dibilang 'event' (kegiatan olahraga) semacam ini membantu memperkenalkan potensi wisata dan budaya daerah ke dunia luar," ujar Syahri.
    
Dampak lain yang mendapat apresiasi Syahri ada di sektor ekonomi masyarakat sekitar lokasi penyelenggaraan trail adventure.
    
Ia memperkirakan, nilai perputaran uang selama gelaran trail adventure dalam rangka memperingati hari ulang tahun club motor trail TRIAT dan dipusatkan di bawah bendung/waduk Wonorejo tersebut mencapai puluhan juta rupiah, hasil dari penjualan makanan-minuman maupun aneka suvenir/buah tangan yang dijual penduduk.
    
"Makanya pemerintah daerah akan mendukung sepenuhnya setiap penyelenggaraan olahraga semacam ini. Selain memberi hiburan yang bersifat sportif dan mengundang adrenalin, efek sampingnya juga sangat positif," ujarnya.
    
Ada beberapa club motor trail lain yang saat ini sudah terbentuk di Tulungagung.
    
Syahri hanya berpesan agar setiap penyelenggaraan trail adventure maupun kegiatan balap "motocross" oleh club, komunitas pecinta motor ataupun instansi swasta lain digelar secara profesional.
    
"Konsekuensi dari dukungan kami adalah, panitia penyelenggara harus profesional dengan memperhatikan segi keamanan dan keselamatan bagi para peserta. Jangan menggelar kegiatan yang nantinya menimbulkan kesan negatif," kata dia.(*)

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko

Editor : Tunggul Susilo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2016