Surabaya (Antara Jatim) - Belasan demonstran yang mengatasnamakan Forum Santri Antikorupsi (Forsak) mendesak Kejati segera mengusut tuntas dugaan korupsi pembangunan mess santri di Kementerian Agama Jawa Timur.

     Salah satu koordinator aksi M Yasin, Jumat, mengatakan, pihaknya mendesak kepada Kejati untuk segera mengusut tuntas kelompok pelaku utama terkait dengan kasus dugaan korupsi pembangunan mess santri tersebut.

     "Dalam prinsipnya kamimendukung atas agenda Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan dugaan korupsi pembangunan gedung mess santri di Kemenag Jawa Timur," katanya di sela orasi.

     Ia mengemukakan, dengan ditetapkannya sejumlah orang tersangka dalam kasus ini, maka dapat disimpulkan penyidik telah menemukan minimal dua atau lebih dua alat bukti yang cukup akan adanya dugaan korupsi tersebut.

     "Kami juga sangat yakin jika penyidik sudah mengetahui tugas dan kewajibannya dengan mengumpulkansaksi dan bukti untuk mengurai siapa saja yang harus bertanggungjawab dalam kasus ini," katanya.

     Oleh karena itu, kata dia, pihaknya mendesak kepada pihak Kejati untuk segera menentukan siapa kelompok utama atas dugaan kasus korupsi ini.

     "Kami menduga penyidik telah tebang pilih dalam kasus ini dan diduga juga telah melindungi kelompok utama dan otak pelaku dugaan korupsi ini," katanya.

     Dalam aksinya tersebut, para demonstran tersebut melakukan jalan kaki dari Kantor Kementerian Agama di Juanda menuju ke Kantor Kejati Jatim yang berjarak sekitar lima kilometer.

     Demonstran juga membawa keranda mayat dan juga beberapa poster yang berisi tentang tuntutan mereka tentang kasus ini. Aksi ini juga mendapatkan pengawalan ketat dari petugas kepolisian supaya tidak menganggu pejalan kaki.(*)

Pewarta: Indra Setiawan

Editor : Akhmad Munir


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2015