Lumajang (Antara Jatim) - Sebanyak delapan rumah di Dusun Pasirejo, Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, diterjang tanah longsor pada Minggu (10/5) malam.
"Dari delapan rumah yang tertimpa longsor, dua rumah mengalami rusak berat, sehingga rumah tersebut tidak bisa ditempati lagi, sedangkan lainnya mengalami kerusakan di bagian dapur" kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Ribowo, di Lumajang, Senin.
Menurut dia, tanah longsor tersebut terjadi karena hujan yang turun selama dua jam dan kontur tanah tebing di sekitar pemukiman penduduk tersebut rawan longsor.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana tersebut, namun dua rumah tertimbun longsor, sehingga pemilik rumah harus dievakuasi ke tempat yang aman," tuturnya.
Berdasarkan penuturan sejumlah korban, lanjut dia, warga yang menempati pemukiman di bawah tebing Gunung Kursi itu sudah menghuni kawasan itu selama 29 tahun dan tidak pernah diterjang tanah longsor.
"Petugas BPBD yang memantau lokasi bencana menyimpulkan seharusnya warga tidak menempati lahan di bawah tebing karena lokasi tersebut tidak layak untuk dijadikan pemukiman akibat kontur tanah yang mudah labil, sehingga bisa longsor sewaktu-waktu," paparnya.
Rumah warga yang tertimbun longsor diantaranya milik Abdulrahman (51) yang ditaksir mengalami kerugian Rp100 juta dan Karimun (47) dengan taksiran kerugian sebesar Rp75 juta.
"Kami mengirimkan sebanyak lima personel Tim Reaksi Cepat (TRC) Bencana ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan bergabung dengan unsur TNI/Polri dan masyarakat setempat dengan gotong royong membersihkan longsoran yang menimpa rumah warga," katanya.
Selain di Tempursari, bencana longsor juga menerjang satu rumah di Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo.
"Kami mendapat informasi, satu rumah warga tertimbun longsor hingga mengalami kerusakan cukup berat dan korban sementara dievakuasi ke rumah tetangganya yang aman," ujarnya.(*)
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2015
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2015