Gresik (Antara Jatim) - Wakil Gubernur Jawa Timur meminta kepada pemegang saham PT Petro Jordan Abadi (PJA) untuk melibatkan pekerja lokal dalam operasional pabrik.
"Tidak berlebihan jika dalam kesempatan ini, saya selaku Pimpinan Daerah Jatim meminta kebijakan kepada para pemegang saham dan pengurus PT. PJA hendaknya menggunakan pekerja lokal di Jatim khususnya masyarakat Kabupaten Gresik," katanya saat mendampingi Menteri BUMN Dahlan Iskan saat meresmikan PT Petro Jordan Abadi (PT PJA), Pabrik Asam Fosfat dan Hasil Samping, di Desa Roomo Kecamatan Manyar Gresik, Rabu.
Ia mengatakan, dengan diresmikannya PT. PJA nantinya tidak terlepas dari dukungan masyarakat sekitar lokasi pabrik.
"Selain itu, para pemegang saham juga bisa mengembangkan usahanya terus menggunakan sumber daya alam dan muatan lokal di Jatim," katanya.
Ia mengatakan, industri pupuk yang ada di Indonesia ini bisa terus mengembangkan usahanya dengan baik dan berharap pada 20 sampai 30 tahun kedepan Indonesia tidak kekurangan pupuk.
"Salah satunya adalah mempersatukan keberadaan pabrik pupuk yang tersebar di Negara Indonesia menjadi PT. Pupuk Indonesia Holding Company," katanya.
Ia mengatakan, Jordania menambah deretan jumlah investor yang menanamkan modalnya ke Provinsi Jawa Timur , menyusul negara lain yang telah berinvestasi ke Jatim, yaitu Jepang, China, Singapura, Belanda, Inggris, USA, British Virgin Island.
Sementara itu, Menteri BUMN RI Dahlan Iskan mengatakan bahwa selama menjadi menteri, ingin menggabungkan BUMN-BUMN yang ada menjadi holding, sehingga kinerjanya menjadi lebih maju, profesional, serta laba yang diperoleh luar biasa besar.
"Modal yang dipergunakan juga bukan dari APBN tetapi modal dari BUMN itu sendiri," katanya. (*)
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014