Magetan (Antara Jatim) - Pendapatan asli daerah (PAD) yang diperoleh dari pos retribusi objek wisata Telaga Sarangan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, hingga akhir November 2013 masih mencapai 90 persen dari target.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Magetan, Siran, Selasa, mengatakan target PAD dari sektor Telaga Sarangan untuk tahun 2013 ditetapkan sebesar Rp5,1 miliar.
"Dari target Rp5,1 miliar masih mencapai 90 persennya hingga akhir November lalu," ujar Siran.
Menurut dia, capaian tersebut dihitung hanya dari perolehan retribusi, tidak termasuk dari pendapatan hotel, penginapan, dan rumah makan di kawasan Telaga Sarangan.
Pihaknya optimistis mampu meraih target yang telah ditentukan seperti halnya dengan pencapaian target pada tahun-tahun sebelumnya.
Secara umum, target PAD UPTD Pos Retribusi Telaga Sarangan Magetan selalu mengalami kenaikan dari tahun-tahun.
Data Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, Magetan, mencatat, PAD telaga yang menjadi andalan Magetan pada tahun 2008 ditargetkan sekitar Rp1,2 miliar.
Selanjutnya, PAD pada tahun 2009 ditargetkan naik menjadi Rp1,4 miliar, tahun 2010 naik lagi menjadi Rp1,7 miliar, dan tahun 2011 menjadi Rp2,5 miliar.
Guna mendukung target tersebut, pihaknya berusaha mengembangkan potensi keindahan alam yang ada di kawasan wisata Telaga Sarangan. Demikian juga dengan mengoptimalkan semua fasilitas yang ada di obyek wisata tersebut, seperti penyewaan jasa kapal motor, kuda, wisata air terjun, dan lainnya.
Selain itu, juga melakukan penataan fasilitas lainnya, seperti hotel, restoran, pedagang kaki lima, dan juga pasar tradisional yang menjual produk unggulan lokal yakni buah dan tanaman hortikultura di lereng Gunung Lawu.
Siran menambahkan jajarannya juga harus jeli melihat peluang kapan objek wisata Telaga Sarangan mengalami puncak kunjungan atau "peak season" dan kapan hanya kunjungan biasa.
"Pengelola UPTD Pos Retribusi Telaga Sarangan harus kreatif dan berinovasi terlebih pada saat puncak kunjungan seperti liburan hari raya keagamaan dan pergantian tahun. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan jumlah pengunjung di Sarangan," kata dia.
Data mencatat pada momen liburan hari raya keagamaan dan pergantian tahun, jumlah kunjungan wisatawan ke Telaga Sarangan berkisar antara 7.000 hingga 10.000 orang.
Untuk kunjungan pada hari biasa dan akhir pekan biasa berjumlah antara 900 hingga 1.000 orang. (*)
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013