Oleh Laurensius Molan Kupang (Antara) - Lima orang warga Palue dilaporkan tewas tersapu lahar panas letusan Gunung Rokatenda di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu dini hari. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT Tini Thadeus yang dikonfirmasi pers membenarkan hal itu, dan menjelaskan kelima warga yang tewas itu terkena lahar panas yang mengalir dari Desa Woje Wubi hingga Pantai Cua. Pulau Palue yang terletak di lepas pantai Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka di Pulau Flores itu, menurut hasil foto satelit yang dipancarkan NASA, adalah sebuah pulau gunung. Pulau gunung dimaksud adalah Rokatenda. Pulau Palue yang terletak di sebelah utara Flores, Nusa Tenggara Timur itu tertangkap dari ruang angkasa yang diambil melalui satelit Earth Observing-1 (EO-1) milik NASA pada 12 Februari 2013. Gunung Rokatenda merupakan gunung berapi komposit (stratovolcano) yang pernah meletus pada 2 dan 3 Februari 2013. Letusan tersebut mengirimkan gas super panas dan batuan, atau biasa disebut arus piroklastik, meluncur ke laut. Arus abu-abu kecoklatan tertangkap oleh satelit Advanced Land Imager (ALI) yang menggambarkan bahwa puing-puing tersebut terus meluas masuk ke dalam aliran dasar laut. (*)

Pewarta:

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013