Topan Jangmi melukai 23 orang, dengan satu di antaranya berada dalam kondisi kritis, saat badai tropis tersebut bergerak cepat dari arah barat daya ke timur laut Jepang, menurut laporan Kantor Berita Kyodo, Rabu.

Topan itu menghantam Okinawa sebelum bergerak ke arah utara. Prefektur di wilayah selatan tersebut mencatat jumlah korban luka terbanyak, dengan 17 orang terdampak, demikian data dari Kementerian Urusan Dalam Negeri Jepang.

Kementerian Pendidikan dan Sains Jepang menyatakan kegiatan belajar mengajar telah dibatalkan di 5.378 sekolah dan institusi kota yang tersebar di 23 dari total 47 prefektur di Jepang.

Hingga Rabu sore, badai tersebut dilaporkan mulai bergerak menjauh dari pesisir Prefektur Chiba menuju Samudra Pasifik.

Tekanan udara di pusat topan tercatat sebesar 985 hektopaskal, dengan kecepatan angin di pusat badai mencapai 25 meter per detik dan embusan angin kencang (gusts) mencapai hingga 35 meter per detik.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono

Editor : Vicki Febrianto


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026