Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian mendorong sinergi para pihak untuk menjaga inflasi nasional tetap terkendali melalui penguatan distribusi pangan, serta kolaborasi lintas wilayah.

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan, menyampaikan, pihaknya mendorong kerja sama antardaerah (KAD), serta kolaborasi lintas lembaga seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN) logistik, perusahaan umum daerah (perumda), hingga pelaku usaha pangan guna memperkuat rantai pasok dari hulu hingga hilir.

"Pemerintah menggandeng berbagai mitra strategis seperti PT Pos Indonesia, Bulog, hingga pelaku usaha binaan Bank Indonesia untuk memperkuat konektivitas distribusi pangan guna menekan inflasi," kata Ferry dalam peresmian Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Wilayah Jawa 2026 di Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu.

Kolaborasi antarpemangku kepentingan tersebut, diharapkannya mampu meningkatkan efisiensi distribusi sekaligus menjaga stabilitas harga di berbagai daerah.

Selain penguatan distribusi pangan dan kolaborasi lintas wilayah, Ferry menjelaskan pemerintah juga memperluas dukungan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang hingga kini realisasi penyaluran nasional mencapai Rp96,18 triliun, sedangkan di Jawa Timur  Rp15,58 triliun, sementara di sektor pertanian, penyaluran KUR Rp35,8 triliun secara nasional.

Di sisi lain, Ferry menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2026 mencapai 5,61 persen, dengan tingkat inflasi nasional secara tahunan atau year on year (yoy) juga tetap terjaga di angka 2,42 persen, di tengah tekanan ekonomi global.

Ferry menjelaskan pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) hingga Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan terus memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas harga pangan, guna terus menekan inflasi dan menguatkan perekonomian nasional.

“Target pemerintah, pertumbuhan ekonomi berada di 5,4 persen dan inflasi 2,5 persen plus-minus satu persen. Sampai akhir tahun, target tersebut akan terus kita kawal bersama,” ujarnya.

Pewarta: Fahmi Alfian

Editor : Vicki Febrianto


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026