Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lamongan terpilih Imam Fadlli menyiapkan program “Kawula Muda” sebagai langkah untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.
“KNPI harus kembali hadir di tengah pemuda Lamongan sebagai organisasi yang aktif, inklusif, dan menjadi ruang kolaborasi seluruh elemen kepemudaan,” ujar Imam usai Musyawarah Daerah (Musda) XII KNPI Lamongan, Selasa.
Ia menjelaskan program Kawula Muda diarahkan untuk mendekatkan organisasi dengan generasi muda sekaligus mendorong peran pemuda sebagai penggerak perubahan di daerah.
Menurut dia, kepengurusan periode 2026-2029 akan fokus mengawal program pemerintah terkait kepemudaan serta mendorong lahirnya generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan mandiri.
Selain itu, KNPI juga diarahkan menjadi ruang tumbuh bagi calon pemimpin muda dan wirausaha muda yang mampu bersaing serta berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Imam menambahkan penguatan sinergi antar organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) menjadi prioritas untuk membangun gerakan pemuda yang solid dan berkelanjutan.
Sebagaimana diketahui, Imam Fadlli terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Lamongan periode 2026-2029 dalam Musda XII yang digelar di Aula Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) setempat.
Dalam proses pemilihan, Imam memperoleh dukungan mayoritas organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dan ditetapkan sebagai ketua secara aklamasi dengan raihan 14 dari 15 suara pemilik hak pilih.
Imam saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Lamongan periode 2024-2029 dan Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra setempat juga memiliki latar belakang sebagai aktivis organisasi kepemudaan di lingkungan Nahdlatul Ulama, di antaranya pernah menjabat Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Lamongan.
Musda XII KNPI Lamongan berlangsung kondusif dengan partisipasi perwakilan organisasi kepemudaan yang berharap kepengurusan baru mampu mengembalikan peran KNPI secara lebih progresif di daerah.
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026